01 dan 02 Bersatu Untuk Indonesia Dalam Halalbihalal Kota Pangkal Pinang

kasmirudin
01 dan 02 Bersatu Untuk Indonesia Dalam Halalbihalal Kota Pangkal Pinang
Wali Kota Pangkal Pinang, Maulan Aklil bersama dengan penyanyi Opick saat menghadiri acara halalbihalal di Alun-alun Taman Merdeka Pangkal Pinang, Jumat (12/7/2019) malam. (Foto: Gusti)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Kota  Pangkal Pinang bersama Yayasan Ikhpah menggelar halalbihalal yang bertemakan "Berbagi Senyuman dan Kepedulian Kepada Sesama" berlangsung di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkal Pinang. Jumat, (12/7/19) malam.

Pantauan Babel Review, ratusan masyarakat tumpah ruah untuk menyaksikan acara yang dihibur para artis ibu kota Opick, Aziz Gagap dan Jhody Super Bejo.

Wali Kota Pangkal Pinang, Maulan Aklil mengapresiasi pihak penyelenggara, berkat dukungan semua pihak, kegiatan ini sukses dilaksanakan.

"Ini kegiatan yang baik. Malam ini kita mensucikan hati dan menenangkan hati, mudah- mudahan Allah memberikan ketenangan hati untuk kita,"  ujar wali kota yang akrab disapa Molen.

Ia mengatakan, tiga minggu sebelum kegiatan ini dilaksanakan, panitia menghadap dan meminta Pemkot Pangkal Pinang mendukung kegiatan yang bertajuk 01 dan 02 Bersatu Untuk Indonesia.

"Saya sangat mengizinkan kegiatan postif dilaksanakan di Kota Pangkal Pinang.  Saya harap seluruh masyarakat Pangkal Pinang bersatu, sesuai jargon kita Senyum (Sejahtera, Nyaman, Ungggul dan Makmur),"  ujar  Molen.

Dikatakan Molen, kedepannya Pemkot Pangkal Pinang akan sering menggelar kegiatan keagamaan, yakni untuk menciptakan Pangkal Pinang sebagai kota yang religius.

"Insya Allah nanti akan ada ulama besar juga datang kesini. Ayo! ulama dan umaro bersatu, mari kita sama-sama membangun Pangkal Pinang menjadi lebih baik," ujarnya.

Di penghujung acara, Yayasan Ikhpah mengumumkan hasil donasi dari para donatur dengan total sebanyak Rp120.718.000.  Rencananya uang tersebut akan didonasikan kepada masyarakat di Negara Palestina. (BBR)


Penulis  : Gusti  
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review