150 Mahasiswa UBB Laksanakan KKN di Bangka Selatan  

Admin
150 Mahasiswa UBB Laksanakan KKN di Bangka Selatan   
Foto:Sartika

BANGKA SELATAN, BABEL REVIEW – Sebanyak 150 mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) akan menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bangka Selatan tanggal 12 Juli hingga 20 Agustus mendatang. Jumlah ini merupakan bagian dari 754 peserta KKN keseluruhan. Firlya Rosa, Ketua KKN UBB 2018, mengatakan sebanyak 150 mahasiswa yang melaksanakan KKN di Bangka Selatan tersebut akan ditempatkan di lima desa yang berbeda.

“KKN di Bangka Selatan terbagi ke dalam lima desa yakni Kelurahan Toboali, Desa Tanjung Sangkar, Desa Pasir Putih, Desa Panca Tunggal dan Desa Permis,” ujar Rosa. Rosa melanjutkan, KKN yang digelar oleh UBB bersifat tematik atau disesuaikan dengan kebutuhan desa setempat. “KKN tematik merupakan KKN yang sebelumnya sudah dilakukan survey oleh calon Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat.

Ada beberapa desa yang sudah menjadi lokasi kerja sama antara pemda dengan UBB,”  katanya. Secara teori, diharapkan para mahasiswa yang melaksanakan KKN dapat memberikan sumbangsih pikiran dan tenaga untuk merencanakan serta melaksanakan program pembangunan di desa.

 “Selain itu diharapkan KKN dapat membentuk dan meningkatkan kemampuan berfikir, bersikap dan bertindak agar sesuai dengan program pembangunan,  memperoleh pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan dalam pembangunan di daerah,  serta membentuk kader-kader pembangunan di masyarakat sehingga terjamin kesinambungan pembangunan,” jelas Rosa panjang lebar.

Sementara itu, kelompok mahasiswa berbeda-beda jurusan yang tergabung dalam KKN Desa Permis Bangka Selatan mengatakan siap terjun dan melaksanakan pengabdian sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kami sudah melakukan persiapan untuk KKN ini dari beberapa bulan yang lalu, dengan semangat dan kekompakan teman-teman semua, membuat saya yakin kalau kami siap terjun ke masyarakat,” jelas Gobby Amasko Ketua KKN Desa Pemis kepada BBR.

 Gobby juga menambahkan ada beberapa program yang sudah mereka siapkan. Program utama yang akan Gobby jalankan bersama teman-teman adalah pengembangan potensi desa permis yaitu durian dan kepiting rajungan. “Kami ingin mengembangkan potensi desa ini yaitu durian dan kepiting rajungan untuk menjadi produk-produk yang lebih bervariasi, sehingga nilai jualnya meningkat,” tambah Gobby.

Gobby bersama mahasiswa lain dalam kelompok KKNnya berencana melakukan revitalisasi pantai dan penanaman pohon di pantai. “Kami ingin mengangkat lagi pantai Desa Permis ini agar menjadi semakin indah dan tentunya insya Allah bisa menarik wisatawan datang ke sini,” tukas Gobby. Gobby berharap kehadiran mereka di tengah masyarakat bisa bermanfaat dan programprogram yang telah mereka rencanakan bisa berjalan dengan lancar. (BBR)


Penulis : Sartika
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview