Aik Rusa Beruhun :Gairah Sadar Wisata Dari Desa Terong

Admin
Aik Rusa Beruhun :Gairah Sadar Wisata Dari Desa Terong
Foto:Ichsan Husein

Sijuk , BabelReview - rusakan lingkungan adalah dampak dari aktivitas pertambangan timah yang tak bisa dibantah. Lubang-lubang besar yang ditinggalkan pasca aktivitas tambang menjadi pemandangan memilukan. Tidak bisa ditawartawar, ini mesti dibenahi. Spirit itu lahir dari sebuah desa pesisir di barat Pulau Belitung: Desa Terong.

Area-area bekas pertambangan 'disulap' menjadi tujuan wisata yang menarik. Kawasan Wisata Aik Rusa Berehun namanya, dibangun dengan memanfaatkan bekas kolong tambang timah rakyat. Dari semula berupa kawasan kumuh yang tidak terurus menjadi tempat pemandian, wahana permainan air, wisata kuliner, hingga tempat pertunjukan seni dan budaya.

Siapa yang bergerak? Masyarakatnya sendiri. Secara mandiri. Dengan jumlah penduduk sekitar 2.500 jiwa dengan usia produktif mencapai 65% tentu ideal untuk diberdayakan sebagai penggerak dalam rangka pengembangan sebuah desa wisata yang berkelanjutan. Dari usia produktif tersebut terbentuk komunitas sadar wisata yang kreatif karena mampu mengkolaborasikan potensi alam dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang potensial.

Hebatnya lagi, tak hanya potensi alam yang mereka lirik, tapi juga problem lingkungan yang mereka cari solusi terbaik penanggulannya. Kawasan Wisata Aik Rusa Berehun mulai dikerjakan sekitar tahun 2014 yang lalu. Aliran sungai yang alami adalah salah satu keistimewaan tempat ini. Masyarakat menjadikannya sebagai area pemandian yang sudah ditata dan dipercantik sekelilingnya.

Berenang di kolam renang alam ini tentu memberikan pengalaman yang menyenangkan. Apalagi airnya yang jernih, bahkan terlihat jelas dari atas jembatan kayu. Lubang/ kolong bekas tambang dibuat menjadi area wahana permainan perahu bebek.

Pilihan yang pas jika Anda bepergian bersama keluarga. Secara bertahap juga dibangun di sekelilingnya gazebo/ pondokan untuk bersantai, di antaranya bernama Pundok Keremis dan Pundok KeTAK hanya pengembangan potensi alam yang dilakukan, masyarakat Desa Terong juga punya kepedulian yang tinggi dalam pelestarian seni dan budaya.

Salah satu andalan pertunjukan yang sering ditampilkan ketika tamu berkunjung ke Desa Terong adalah Orkes Musik Gambus. Penampilan musik tersebut biasanya juga dikolaborasikan dengan taritarian daerah Belitung yang dipersembahkan oleh Sanggar Tari Aik Rusa Berehun. Istimewanya, sanggar Tari Desa Terong bahkan sudah menciptakan tarian khas. Di antaranya bernama Tari Tempurong, Tari Nanam Sahang, dan Tari Ngeletik. (BBR)


Penulis: Ichsan Husein
Editor   : Sanjay
Sumber : Babel Review