Antisipasi Bencana, Babel Gelar Pasukan Kontinjensi Aman Nusa II

Irwan
Antisipasi Bencana, Babel Gelar Pasukan Kontinjensi Aman Nusa II

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Apel gelar pasukan kesiapan Operasi Kontijensi Aman Nusa II tahun 2020 digelar di Mako Brimob Polda Bangka Belitung, Senin (13/1/2020) pagi.

Ratusan personil gabungan dari berbagai instansi terkait, seperti TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan instansi lainnya turut dilibatkan dalam operasi kotinjensi menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di Bangka Belitung.

Apel kesiagaan yang dipimpin oleh Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman merupakan bagian dari Operasi Kontijensi secara nasional guna mengantisipasi terjadinya bencana di daerah.

Bangka Belitung sendiri relatif cukup aman terhadap ancaman bencana karena tidak dilalui alur gunung berapi dan diapit oleh pulau-pulau besar, seperti Kalimantan, Jawa dan Sumatera yang dapat menjadi tameng atau perisai alami dari ancaman tsunami.

Namun demikian Gubernur Erzaldi menyebutkan, ancaman bencana khususnya yang bersifat hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, maupun angin puting beliung cukup sering terjadi bahkan memiliki kecenderungan terjadi peningkatan setiap tahunnya.

“Ini alam ya kenapa ekstrim terus, kita ini kan kepulauan jadi dari tahun ke tahun terus naik akibat pemanasan global kita lihat sepanjang garis pantai kita abrasi meningkat ketika bulan desember januari air pasang sampai ke jalan,” jelas Erzaldi.

Menurut Gubernur Erzaldi, ancaman banjir rob dan abrasi menyusul peningkatan permukaan air laut akibat pemanasan global menjadi perhatian khusus Pemprov Bangka Belitung dan sudah dilakukan upaya antisipasi dengan pembangunan tanggul-tanggul pemecah ombak, maupun kebijakan lainnya guna mengantisipasi segala bentuk kontijensi bencana yang mungkin terjadi di Babel.

“Nah antisipasi kita tentunya tidak hanya dari kesiapan pasukan ini penegakan kebijakan pemerintah dalam hal penanggulangan bencana ini kita tindaklanjuti juga dengan membangun beberapa brik water untuk mencegah agar air pasang tidak terlalu berlebihan khususnya kita menyiapkan bencana rob,” kata Erzaldi. (BBR)