Atasi Kenaikan harga Bahan Pokok, Dinas Pangan Bangka Gelar Bazar Murah

kasmirudin
Atasi Kenaikan harga Bahan Pokok, Dinas Pangan Bangka Gelar Bazar Murah
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Dinas Pangan Kabupaten Bangka menggelar bazar murah dan operasi pasar di Taman Sari Sungailiat, Rabu (15/5/2019). (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Guna menekan angka inflasi dan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan 1440 H di Kota Sungailiat, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Dinas Pangan Kabupaten Bangka menggelar bazar murah dan operasi pasar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Sari Sungailiat, Rabu (15/5/2019). Kegiatan ini juga melibatkan Bulog, Giant, Hypermart, CV. Sumber Alam Lestari, Toko Tani Indonesia, Distributor Hasan, CV. Menara Nusantara serta beberapa distributor lainnya.

Sri Rejeki, selaku Kabid Ketersediaan Pangan Dinas Pangan Provinsi Bangka Belitung mengatakan, jika kegiatan seperti ini rutin diadakan dalam rangka menjelang kegiatan keagamaan dan hari nasional.

"Berhubung bulan ini kita menghadapi bulan puasa, tentunya kebutuhan masyarakat akan meningkat dan menyebabkan naiknya kebutuhan bahan pokok.  Untuk mengatasi hal tersebut, kami mengadakan operasi pasar di setiap kabupaten," tukasnya.

Menurut Sri, kegiatan ini juga dilakukan oleh pihak Disperindag Provinsi Babel yang bekerja sama dengan Disperindag kabupaten. Selain itu pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa pihak distributor lainnya.

"Dengan adanya distributor besar dari Pangkalpinang, mudah-mudahan harganya dibawah harga pasar. Sehingga masyarakat dapat membelinya tanpa ada rasa kemahalan. Kita berharap dengan adanya operasi pasar ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri," terangnya.

Ketika ditanya mengenai harga yang dijual di bazar murah dengan harga di pasar hanya selisih kurang lebih Rp1.000, dia katakan, karena pihaknya tidak memberikan subsidi. Harga di bazar murah dapat selisih banyak dengan harga di pasar, jika pemerintah memberikan subsidi untuk kegiatan tersebut.

"Kami meminta kepada peserta bazar murah, agar tidak memberikan harga di atas harga pasar. Karena pihak Dinas Ketahanan Pangan Provinsi hanya bisa memfasilitasi sewa tenda, tempat, brosur, leaflet dan baliho," tukas Sri Rejeki. (BBR)


 

Penulis  : Ibnu 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review