Babel Review Berbalas Pantun (28)

kasmirudin
Babel Review Berbalas Pantun (28)
Babel Review Berbalas Pantun. (BBR)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Babel Review mengajak pembaca untuk ikut menjaga kearifan lokal yang ada di Bangka Belitung dengan berbalas pantun. Bagi pembaca yang gemar berbalas pantun, silakan kirim pantunnya ke nomor  WA: 0813 6732 1720.

Namun, pantun yang dikirim tidak mengandung unsur SARA, seks, hoaks, narkoba, menghina, menghasut, memprovokasi atau menjelekkan orang atau kelompok.

Pantun bisa berupa pantun jenaka, pantun membangun, pantun humor dan lain-lain. Kirim pantun pembaca dengan menyertakan nama dan alamat tempat tinggal pembaca. Setiap pantun yang dikirim akan ditayangkan di website babelreview.co.id setiap akhir pekan.

Rajin menabung di Bank Sumsel
Banyak hadiah dan terpercaya
Bravo untuk Bawaslu Basel
Kompak selalu dan semakin jaya
(Frames PGK)

Buah pinang dimakan kijang
Masak sebiji dibawa lari
Pangkalpinang dilanda kemarau panjang
Air kini langka dicari
(Septri PGK)

Buah pinang dimakan kijang
Jatuh sebiji dimakan ulat
Pangkalpinang dilanda kemarau panjang
Air yang ada harus dihemat

Bikin bolu pakai beluben
Rasanya manis aroma pandan
Bawaslu se-Babel tambah keren
Ikut kendaraan hias tahun depan
(Frames PGK)

Jangan Lupa Beli Minyak Zaitun
Kalau mau selalu gembira
Bawalah dengan berbalas pantun
(Mang Sud, Perlang)

Ke pasar beli minyak zaitun
Minyak dipake buat interview
Ayoo kita berbalas pantun
Berbalas pantun di babel review

Jalan - jalan ke butun
jangan lupa membeli ikan ciew
Mari budayakan berbalas pantun
Berpantun di babel review.
(Juanda Simpang Rimba)

Sakit perut terasa mual
Makan nasi lauknya tahu
Kalau tiket pesawat semakin mahal
Ke jakarta naik perahu
(cowok asik, Nyelanding)

Kalau kamu beli buah pepaya
Bolehkah aku beli buah duku
Kalau kamu tidak percaya
Ambil pisau belahlah dadaku

Ke kute membawa ikan
ikan dibawa untuk nganggung
Yo kite lestarikan
Budaya berpantun Bangka Belitung

Pergi ke kebun nanam kencur
Ikan kepitek dibuat tekwan
Macem mane hati dak hancur
Punye cewek dikipek kawan
(Mang Dayi)

Sapu tangan bersegi empat
Hendak dicuci dalam perahu
Luka di tangan dapat dilihat
Luka di hati siapa yang tau

Jalan-jalan ke desa teru
Jangan lupa pakai topi
Bekisah ape ge seru
Kalo ade segelas kopi

Apakah benar kiranya
Kata orang pengantin baru
Kalau pada malam pertama
Dia pingsan dahulu
(Ayak Payben)


Penulis : Kasmir     
Editor   : Kasmir
Sumber : Babelreview