Babel United Menang, I Putu Gede Kecewa

kasmirudin
Babel United Menang, I Putu Gede Kecewa
Pelatih Babel United, Putu Gede saat konferensi pers usai laga antara Babel United berhadapan dengan Blitar Bandung United di Stadion Depati Amir Pangkal Pinang, Sabtu (13/7/2019). (Foto: Diko)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pelatih Babel United, I Putu Gede bersyukur atas kemenangan secara beruntun yang diraih timnya, setelah menumbangkan perlawanan Blitar Bandung United dengan skor tipis 2-1.

Kendati demikian, ia tak dapat menutup kekecewaanya melihat mental anak asuhnya di lapangan, terutama pada babak pertama.

"Pertama saya bersyukur Alhamdulillah, 3 poin kita amankan hari ini. Tapi saya tidak begitu senang juga dengan situasi pertandingan, terutama di babak pertama. Karena masih jauh dari yang kita harapkan. Jujur ini pertama kali saya pegang bermain seperti itu, tanpa ada gairah gak ada semangat," ungkap Putu Gede dalam jumpa pers usai pertandingan.

Hal tersebut terlihat usai gol pertama berhasil dicetak anak asuhnya, yang membuat Babel United unggul 1-0 lewat sepakan M. Irvan di menit ke - 6.

"Setelah kita bikin Gol, seakan sudah selesai buat mereka di babak pertama. Mestinya para pemain harus berubah, karena situasi dalam kompetisi ini nggak mudah terutama di Liga 2 ini. Sebab lawan yang kelihatannya mudah dikalahkan, mereka masih bisa bangkit dan ini sangat bahaya. Sepakbola tidak bisa seperti itu," cetusnya.

"Gol penyeimbang lahir dari mental kita yang lemah. Tim kalau sudah mentalnya naik dan diberi kesempatan untuk berkembang, itu yang bahaya. Apalagi mereka "nothing to lose", mereka gak ada beban. Ketika mereka bikin skor, untungnya kita masih bersyukur. Karena  tidak ada gol kedua atau ketiga untuk tim lawan, jadi  ini harus diubah kembali khususnya mental pemain," tambahnya.

Selain itu, I Putu Gede juga mengungkapkan kekecewaan atas kepemimpinan wasit yang memimpin laga tersebut.

"Saya kecewa banget di dua laga awal home kita wasit fair, kita tidak pernah dibantu kita gak berharap seperti itu juga. Karena ini sepak bola dan kita berkembang sama-sama, Babel juga punya image bagus. Tapi hari ini saya sangat kecewa, karena ada satu momen dimana penjaga gawang Blitar Bandung United yang melanggar keras M. Irvan di luar area seharusnya diberikan kartu merah apapun alasannya. Tetapi kita tidak tahu apa yang bikin wasit gak mengambil keputusan tersebut," Sesal Putu Gede.

Putu Gede menambahkan, setelah kejadian itu yang ia menilai ini bukan karena faktor non teknis.

“Maksudnya saya pikir ini masalah kepandaian kualitas dan skill dari wasit, yang akibatnya berdampak pada dua belah pihak yang dirugikan," tutupnya. (BBR)


Penulis  : Diko  
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review