Beraninya Walikota Pangkalpinang Ini, Mengangkat 42 Jenderal

Ahada
Beraninya Walikota Pangkalpinang Ini, Mengangkat 42 Jenderal
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil di dampingi Lurah Kelurahan Air Itam Andika Rukmana, saat memantau warga Perumahan Taman Kota 2 RT 8 RW 3 Kelurahan Air Itam sedang bergotong royong, Minggu (12/1/2020). (Foto: bangdoi/babelreview)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil mengangkat 42 Jenderal dalam lingkup Pemerintahan Kota Pangkalpinang.

Jenderal yang diangkat Walikota ini bukan sembarang jenderal, dan tentunya tidak sama dengan Jenderal di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ataupun Kepolisian Republik Indonesia.

Sebanyak 42 Jenderal yang dimaksudkan Walikota Pangkalpinang ini adalah sebutan untuk Lurah. Walikota ingin kewenangan, integritas dan sikap para Lurah di lingkup Pemkot Pangkalpinang ini seperti layaknya seorang jenderal dilapangan.

Walikota berharap, sikap dan semangat jenderal akan memotivasi dan memberikan kekuatan kepada seluruh Lurah di 42 Kelurahan se Kota Pangkalpinang, untuk mampu mengelolah sumberdaya alam dan memberdayakan sumberdaya manusia dalam di wilayah kelurahan yang dipimpin.

"Mereka itu para jenderal saya. Tapi jangan salah paham ok. Bukan jenderal seperti di TNI dan Polri. Mengapa saya istilahkan jenderal, tujuannya seluruh Pak Lurah ini bersikap seperti seorang jenderal yang mampu memetakan dan mengelolah seluruh potensi yang ada di kelurahan masing-masing," ujar Walikota, saat bersilahturrahmi dengan warga Perumahan Taman Kota 2, di sela-sela aktivitas gotong royong, Minggu (12/1/2020).

Menurut Molen, sapaan akrab walikota ini, seorang Lurah harus banyak berinteraksi langsung dengan masyarakat di kelurahan masing-masing.

Tujuannya, agar para Lurah mengetahui secara pasti dan detil persoalan yang ada ditengah lingkungan masing-masing.

Dengan mengetahui persoalan dan kebutuhan warga ini, maka para Lurah ini diyakini akan mampu mengelolah persoalan yang ada menjadi keunggulan dan kebaikan bersama.

"Saat ini setiap kelurahan sudah ada anggaran Rp 1,3 miliar setahun. Dengan adanya dana ini saya percayakan kepada para Lurah ini untuk merencanakan, menganggarkan dan mengeksekusi sesuai kebutuhan prioritas di kelurahan," tukas Molen.

Contohnya, kata Molen, saat ini Dirinya memberikan kewenangan kepada keluarahan untuk mengatasi persoalan sampah dan kebersihan lingkungan di kelurahan masing-masing.

Selain itu, seluruh Lurah juga diberi tugas untuk membantu memungut iuran PBB.

"Dengan kewenangan yang secara bertahap kita dilegasikan kepada Pak Lurah ini, maka saya yakin persoalan-persoalan yang ada ditingkat RT, RW bisa segera terselesaikan. Jangan semua persoalan harus ditangani Walikota," ujar Molen.

Molen berharap kedepan persoalan dan kebutuhan masyarakat Kota Pangkalpinang akan lebih mudah diuraikan, melalui aktivitas dan kreativitas para Lurah.

"Saya berharap para jenderal di Kota Pangkalpinang ini, bisa menjadi jenderal dihati masyarakat Kota Pangkapinang," harapnya. (BBR)

Penulis: bangdoi