Cinta Keindahan Alam dan Budaya, Jadi Motivasi Dayang Basel Promosikan Pariwisata

kasmirudin
Cinta Keindahan Alam dan Budaya, Jadi Motivasi Dayang Basel Promosikan Pariwisata
Dayang Bangka Selatan 2019, Melva Hilderia Sibarani. (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -– Cinta dengan keindahan alam dan kebudayaan yang ada di tanah kelahirannya, Bangka Selatan, menjadi motivasi pertamanya untuk terjun dalam ajang pemilihan bujang dayang Kabupaten Bangka Selatan 2019.

Melva Hilderia Sibarani, dara kelahiran Toboali 23 September 1997 ini berkeinginan untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di Bangka Selatan, setelah berhasil menyandang gelar Dayang Bangka Selatan 2019.

Melva mengatakan, mengikuti ajang pemilihan bujang dayang Bangka Selatan ingin mendapatkan pengalaman, selain bidang akademik yang selama ini telah ia dapatkan di bangku kuliah serta memperbanyak relasi teman. Karena di ajang pemilihan bujang dayang ini bertemu dengan teman-teman yang berkarakter unik.

Ia juga menambahkan, mau berkontribusi lewat setiap event yang diadakan di Kabupaten Bangka Selatan serta mempromosikan objek wisata lewat jejaring media sosial.

"Tugas dayang dalam sektor pariwisata di antaranya, mempromosikan potensi daerah atau obyek wisata ke masyarakat, baik itu lewat sosmed maupun secara langsung," imbuh mahasiswi jurusan Pendidikan Kimia ini.

Selain itu, lanjutnya, bekerja sama serta ikut membantu pemerintah untuk menjalankan program-program yang telah disusun khususnya dalam hal promosi.

"Cara saya menempatkan diri saya sebagai anak muda, yang sekarang era teknologi canggih ialah memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan wisata yang ada di Bangka Selatan. Misalkan,  membuat video singkat menarik yang akan saya upload di instagram dan sosmed lainya," tukas putri sulung dari dua bersaudara ini.

Merva berkeinginan melakukan hal yang kecil terlebih dahulu dengan mengajak masyarakat dan ikut ambil tindakan untuk tidak membuang sampah sembarangan di lingkungan tempat wisata lalu membuat program menjaga serta membersihkan tempat wisata setiap sebulan sekali. (BBR)


 

Penulis  : Andre 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review