Cofee Shop Kopi Tan Bahan Baku Kopi Produksi Sendiri

Admin
Cofee Shop Kopi Tan Bahan Baku Kopi Produksi Sendiri
FOTO :( FERLY ADITYA )

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW -- Menilik sejarah metamorfosis warung kopi tempo dulu hingga kini telah banyak mengalami proses kreatif modifikasi. Di awal kemunculan warung kopi yang berkisar pada abad ke-14 hanya menawarkan kopi original tanpa filter.

Namun warung kopi saat ini tak hanya menyediakan menu minuman kopi tapi juga makanan sebagai menu utamanya Di Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung keberadaan warung kopi telah merebak di seluruh penjuru kota.

Baik berupa kedai kopi sederhana, Tung Tau, Kong Djie maupun Café. Satu diantaranya adalah Kopitan Cafe yang berlokasi di Jl. Semabung Baru tepatnya disamping klinik drg. Jimmi. Imbuhan “tan” pada Kopitan mewakili nama marga nenek dari pemilik yang berusia 27 tahun bernama Deddy.

 “Tan pada Kopitan itu berasal dari nama nenek saya,” tuturnya kepada Babel Review. Kopitan Cafe mengusung design coffee shop dan new dining concept pada interior ruangan nya. Warna coklat yang mendominasi cafe tiga lantai ini memberi  kesan nyaman dan hangat bagi pengunjung saat bersantap.

Furniture bermaterial kayu, koleksi figura bertemakan kopi, dan kolaborasi diantara Task Lighting dengan Accent Light pada ruang cafe memperkuat nuansa vintage dan exclusive. Tipe ruang indoor dan outdoor ada pada lantai satu.

Beranjak ke ruangan lainnya terdapat balkon sebagai area lounge dan VIP room full AC di lantai dua. Terakhir, lantai tiga digunakan sebagai office. Menariknya cita rasa kopi yang terdiri dari beraneka ragam varian di Kopitan Cafe berbahan baku kopi hasil produksi sendiri. Kopi tersebut merupakan produk unggulan dari Kopi Kingkong yang mana dalam proses pengolahannya mengedepankan kualitas untuk hasil terbaik.

Kopi yang ditawarkan di cafe berbeda dengan yang dijual retail. Seperti yang diceritakan Deddy kepada BBR. “Bahan baku kopi yang kami gunakan adalah hasil produk sendiri. Dalam proses pengolahannya kami sangat memperhatikan kualitas dari bubuk kopi yang dihasilkan.

Kopi yang ditawarkan di cafe adalah produk unggulan dari Kopi Kingkong dan berbeda dengan yang dijual retail,” jelas nya. Meski sasaran utama cafe ini adalah kawula muda dan penikmat kopi tapi juga terbuka untuk keluarga.

Hal ini ditunju kan dengan banyaknya jenis menu yang disediakan. Yakni untuk menu makanan mulai dari starters, fried rice, kwetio/mie/bihun, set meals : beragam olahan ayam, cumi, udang, ikan, daging sapi, capcay, ropang dan pisang, hingga aneka macam snack tersedia. Sedangkan untuk menu minuman terdiri dari hot coffee, favourite cold drinks, blended/fusion, beragam teh, soft drinks, ice chocolate, dan juice. Bagi pengunjung yang membawa anak-anak Kopitan Cafe juga menyediakan dessert lezat.

 Adapun menu istimewa yang menjadi signature Kopitan Cafediantaranya Espresso Affogato Ice, Espresso Maciato, Caramelo Machiato, Shakerato (kopi susu spesial yang di shake oleh barista), teh tarik spesial yang diracik dari produk import, Singkong Garlic, Singkong Balado, dan Cassava Roll. Harga yang ditawarkan untuk minuman istimewa ini pun cukup ekonomis. “Terkait harga untuk signature menu kami bandrol mulai dari harga Rp 15.000,” pungkas Deddy. (BBR)


Penulis :Pram
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview