Denny Hasbi Tegaskan Pemilihan Ketua KONI Bangka Bersih dari Intervensi

kasmirudin
Denny Hasbi Tegaskan Pemilihan Ketua KONI Bangka Bersih dari Intervensi
Mantan Ketua KONI Bangka dua periode 2011-2015 dan 2015-2019, Denny Hasbi SE. (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Menjelang musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) KONI Bangka yang hanya tinggal satu hari lagi, mantan Ketua KONI Bangka dua periode 2011-2015 dan 2015-2019, Denny Hasbi SE mengatakan, bahwa olahraga ini adalah bicara tentang prestasi yang tentunya harus mempunyai managemen tersendiri.

"Baik dari segi pembinaan baik dari segi pemain maupun pelatih. Karena kalau kita mengurus olahraga bukan hanya mengurus pengurusnya saja, tetapi harus memprioritaskan kepada atlet dan pelatihnya," ujar Denny, Jumat (11/10/2019).

Menurut Ketua PBSI Kabupaten Bangka ini, sistem tersebut sudah ada dalam sistem kerja KONI dalam bentuk kebijakan-kebijakan untuk mensejahterakan atlet dan pelatih. Ia menginginkan jangan sampai sistem tersebut terputus.

"Alhamdulillah, pada tahun 2018 kami dapat meraih juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Provinsi Bangka Belitung. Itu menunjukkan dengan kekompakan dan kebersamaan, kita dapat meraih prestasi itu. Saya menyarankan kedepan, figur bagi ketua KONI terpilih dapat mencurahkan semua waktunya untuk kepentingan olahraga. Dia tahu tentang managemen, berpengalaman dan dekat dengan semua pengurus cabang olahraga," kata mantan atlet tenis lapangan ini.   

Ia tegaskan, tidak ada cabor yang tidak dibantu jika sudah tergabung dengan KONI Bangka. Jika ada yang tidak dibantu pasti ada yang salah dengan pengurusnya.

Terkait dengan memanasnya situasi menjelang musyawarah olahraga kabupaten  pemilihan ketua KONI periode 2019-2023, menurut Denny bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan bupati, dan menegaskan jika bupati tidak ada intervensi apapun.

"Saya sudah menghadap bupati, dan bupati sampaikan untuk mengembalikan segala bentuk proses pemilihan kepada mekanisme internal KONI. Tetapi dengan adanya gonjang ganjing isu yang tersebar di masyarakat itulah dinamika. Dan saya tegaskan sekali lagi,  bahwa dalam proses pemilihan Ketua KONI ini tidak ada intervensi dari pihak manapun dan tidak ada money politik," tegasnya.

Menurut anggota dewan terpilih periode 2019-2024 ini, mudah mudahan kedepan terpilih seorang ketua yang betul-betul siap meluangkan waktu, pikirannya dan tenaganya untuk kepentingan dan kemajuan KONI khususnya olahraga di Kabupaten Bangka.

"Saat ini sudah ada dua nama calon kuat untuk bertaurng menjadi ketua KONI Bangka periode 2019-2023 yaitu Samsul Maulana dan Merci Yuda, yang kedua duanya orang olahraga. Saya berharap dalam memperebutkan ketua KONI ini dilakukan secara fair play, dan siapapun yang terpilih nantinya dapat membawa KONI menjadi lebih baik lagi," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review