Desa Beruas Promosikan Sorgum dan Serai Wangi di Pameran SAIK 2019

kasmirudin
Desa Beruas Promosikan Sorgum dan Serai Wangi di Pameran SAIK 2019
Pemerintah Desa Beruas, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, mempromosikan produk sorgum dan serai wangi dalam pameran Public Expose & Public Service Exhibitions, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) Tahun 2019, di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang. (Foto: Gusti)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Desa Beruas, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, ikut berpartisipasi dalam pameran Public Expose & Public Service Exhibitions, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) Tahun 2019, di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, yang gelar selama tiga hari pada 23 - 25 Oktober 2019.

Kepala Desa Beruas, Pariyandi mengatakan, dengan adanya pameran SAIK ini yang diperuntukkan untuk Kabupaten Bangka Barat, menjadi peluang besar untuk mempromosikan produk UMKM Desa Beruas.

"Desa Beruas dan Desa Pangkal Beras dapat memperkenalkan produk kami. Sejak tahun 2016 Desa Beruas mulai memberdayakan sorgum dan fokus turunan produk sorgum. Produk yang kami bawa di pameran ini ada pop sorgum, beras sorgum, tepung sorgum dan kopi sorgum," kata Kades Beruas, Pariyandi saat ditemui di stand Kabupaten Bangka Barat, Rabu (23/10/2019) petang.

Selain itu, Desa Beruas juga memperkenalkan salah satu inovasi produk terbaru berbahan tanaman serai.

“Produk serai wangi baru kami kembangkan tahun ini 2019. Pemdes Beruas menyertakan modal ke BUMDes untuk membeli mesin penyulingan serai wangi. Sekarang kami telah memproduksi minyak serai wangi murni yang multi manfaat,” jelasnya.

Dikatakannya, produk turunan yang dapat diolah dari minyak serai wangi banyak sekali, antara lain untuk penghemat bahan bakar, sabun, lotion nyamun, cairan pengepel lantai hingga cairan pencuci piring.

"Rencananya kami akan bekerja sama dengan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung untuk mengembangkan produk serai wangi. Saat ini kami membutuhkan investor untuk penggemukan sapi, karena hasil limbah atau ampas daun serai ini sangat bagus untuk pakan sapi. Jadi kami sangat membutuhkan investor. Selain itu dari limbah sapi ini juga bermanfaat untuk diolah menjadi pupuk tanaman," bebernya.

Pariyandi juga berharap, inovasi serai wangi dapat menopang perekonomian masyarakat Desa Beruas.

"Harapan kami bisa mensejahterakan para petani, dimana harga komuditi pertanian unggulan sedang menurun. Tahun depan kami akan mengganggarkan pelatihan UMKM untuk mengolah serai wangi," harapnya. (BBR)


Penulis  : Gusti
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review