Digital Preneur UMKM Babel Zaman Now

Admin
Digital Preneur UMKM Babel  Zaman Now
FOTO :( FERLY ADITYA )

BABELREVIEW   -- Warawiri NO, Wirausaha YES. Jargon ink menggema di mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat pelaksanaan Seminar  1001 Digitalpreneur yang mengangkat tajuk "Mendorong Inovasi  Industri Kreatif  Bangka Belitung ",Kamis (18/7/2018)

Bagaimana tidak? Acara ini  dihadiri oleh ribuan peserta dari pelajar SMA, mahasiswa, dan pelaku UMKM di Bangka Belitung,  ditambah lagi kehadiran beberapa narasumber hebat  semakin meramaikan acara tersebut.

Ketua Komunitas Bukalapak.com Babel, Ferdinand dan juga penggagas program ini mengatakan, diadakannya acara seminar ini sebagai wadah mencari wirausaha-wirausaha muda  Bangka Belitung yang kreatif dan inovatif melalui program 1001 Digital Preneur.

"Program 1001 Digital Preneur ini kami tujukan untuk mencari calon wirausahawirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan membuka mindset mereka dalam mengembangkan usaha melalui teknologi digitalisasi," kata Ferdinand didepan awak media. CEO dari Boleh.ID ini juga mengatakan program ini akan menjaring para peserta yang hadir melalui proposal yang mereka kirim melalui email.

Setelah itu akan diadakan workshop sebagai bekal dan terakhir funding. Untuk itu para peserta harus membuat proposal yang kreatif mengenai ide-ide wiraushaha mereka. "Dari sini, mereka akan mengirimkan proposal-proposal kreatif mereka ke email gerak@digitalpreneurship.com, kemudian kita adakan workshop semacam bimbingan untuk membuat konten-konten yang krearif karena tanpa konten yang kreatif, inovatif, menghibur, dan kece, produk tidak akan terjual sekarang," imbuhnya.

"Setelah dilakukan seleksi, para peserta yang terpilih akan diberikan bantuan dana atau modal agar mereka dapat menjalankan dan mengembangkan usahanya," tambah ferdinand. Ferdinand juga menjelaskan proposal yang dipilih adalah proposal-proposal yang kreatif, dengan konten yang banyak membantu masyarakat yang bisa dirasakan dari kalangan paling bawah sampai atas dan relevan.

"Alhamdulillahnya program ini didukung oleh Gubernur Babel,  Kadis Koperasi dan UMKM serta Diskominfo. Jadi momen ini merupakan kesempatan emas bagi generasi muda yang mempunyai mimpi untuk menjadi wirausaha untuk memanfatkannya, jadi seringsering lah bergaul sama teknologi banyak ilmu disana," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO JNE Mohammad Feriadi mengatakan saat ini masih sedikit UMKM yang memanfaatkan teknologi untuk berjualan. "JNE selalu mendukung agar  UKM dapat tumbuh ditengah perkembangan teknologi saat ini. Untuk itu para pelaku UKM pun harus paham teknologi dan aktif media sosial," ujarnya.

Sementara Kepala dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel, Elviyena mengatakan, melalui program ini ditargetkan muncul wirausaha muda yang kreatif dan inovatif yang mungkin sebelumnya belum terfasilitasi, setelah ini akan terfasilitasi. "Perkembangan teknologi saat ini menuntut kita untuk terus mengikuti perkembangan zaman, kalau tidak ya ketinggalan.

Dengan adanya program kita harapkan timbul wirausaha-wirausaha pemula yang memiliki wawasan digital yang luas yang nantinya akan kita magangkan mereka" imbuhnya. Sementara itu untuk UMKM, Elviyena mengatakan tidak khawatir dengan perkembangan karena UMKM Babel adalah UMKM zaman now yang melek teknologi sehingga siap mengikuti tuntutan zaman.

"Wah UMKM kita UMKM zaman now, para pelaku UMKMnya paham teknologi dan media sosial jadi kita siap bersaing apalagi dengan adanya acara digitalpreneur ini semakin menambah pengetahuan mereka tentang peluang bisnis saat ini," tandasnya. (BBR)


Penulis :Diko
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview