Diperkimhub Bateng bersama Poltrada Bali Berikan Diklat

Admin
Diperkimhub Bateng bersama Poltrada Bali Berikan Diklat
Foto:Faisal

PANGKALAN BARU, BABELREVIEW.CO.ID -– Sebanyak 120 peserta yang berasal dari masyarakat Bangka Tengah mengikuti pelatihan dan pendidikan kompetensi dasar bagi pengemudi yang diselenggarakan oleh Diperkimhub Bangka Tengah bekerjasama dengan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali, 13 hingga 16 September 2019.

Diklat yang digelar di Hotel Grand Vella, Pangkalan Baru, Bangka Tengah sejak Jumat (13/9) terdiri atas tiga konsentrasi pendidikan yakni Diklat Petugas Pengatur Lalu Lintas Angkatan XLVIII, Diklat Pengemudi Angkutan Umum Angkatan III dan IV serta Diklat Pengemudi Bus Pariwisata Angkatan V.

Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh mengatakan pendidikan ini sangat berharga serta sarat ilmu, oleh sebab itu harus diikuti dengan sebaik-baiknya oleh peserta.

"Kesempatan ini wajib dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ilmu yang didapat nantinya bisa diteruskan dan disampaikan kepada saudara, tetangga dan masyarakat di lingkungan para peserta sehingga secara tidak langsung kita sosialisasikan ilmu yang didapat kepada masyarakat," ujarnya, Jumat (13/8/2019).

Pada kesempatan itu, Ibnu Saleh juga menyatakan rasa terima kasihnya pada pihak Poltrada yang telah menyetujui penyelenggaraan ini dan memilih Bangka Tengah sebagai tempat diklat.

“Terima kasih Bapak Sugianto dan jajarannya yang telah mempercayakan diklat ini dilaksanakan kembali di Bangka Tengah. Saya harap semua bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk kita semua,” ucap orang nomor satu di Bangka Tengah tersebut.

Sementara itu, perwakilan dari Poltrada yang menjabat sebagai Kabag Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Sugianto juga menyampaikan laporannya terkait kurikulum yang digunakan.

"Diklat petugas pengatur lalu lintas kita berikan sebanyak 40 jam pelajaran dan pengemudi angkutan umum mendapat 50 jam pelajaran. Keduanya dilaksanakan selama empat hari dengan metode teori dan praktik, sedangkan untuk diklat pengemudi bus pariwisata mendapat 50 jam pelajaran, dilaksanakan selama lima hari, termasuk teori dan praktik,” jelas Sugianto.

Mengenai proposal pengadaan pelatihan, Sugianto menjelaskan bahwa diklat terselenggara atas prakarsa pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dengan tujuan agar seluruh masyarakat mendapat pengetahuan yang layak tentang lalu lintas dan transportasi.

"Silakan bagi Pemerintah Daerah, dalam hal ini dinas yang mengurusi transportasi/perhubungan untuk mengajukan permintaan diklat pada kami. Nanti kami yang akan memfasilitasi. Pemkab hanya memastikan sejumlah peserta sesuai kuota tersebut dapat diundang dan hadir," pungkasnya.

Diklat ini rencananya akan mendatangkan narasumber dari Dirjen Perhubungan Darat, OPD Bangka Tengah (Disperkimhub, Polres, BPBD dan DLH), juga dari PT. Arthraya serta dosen-dosen dari Poltrada. (BBR)


Penulis  : Faisal
Editor    : Fennie
Sumber : Babel Review