Dirjen Belmawa Hadiri Penutupan Monev Eksternal PKM 2019 di Kampus UBB

kasmirudin
Dirjen Belmawa Hadiri Penutupan Monev Eksternal PKM 2019 di Kampus UBB
PKM Tahun 2019 - Dirjen Belmawa Kemenristek Dikti, Didin Wahidin hadir dalam kegiatan penutupan Monev PKM 5 bidang tahun 2019, bertempat di Ruang Aula Gedung Rektorat, Kampus Terpadu UBB, Minggu (21/7) sore.

MERAWANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) eksternal, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun  2019, resmi ditutup secara langsung oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kemenristek Dikti, Didin Wahidin, pada Minggu (21/7) sore, bertempat di ruang Aula Gedung Rektorat, Kampus Terpadu UBB.

Sebanyak 28 proposal PKM yang terdiri dari Universitas Bangka Belitung (UBB) sebanyak 24 PKM, dan Polman Babel sebanyak 4 PKM, akan menjadi bahan seleksi tim Monev Eksternal dari Kemenristek Dikti menuju tiket ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) pada bulan Agustus 2019 mendatang.

Sebelum acara penutupan Monev Eksternal PKM, Kasubdit Penyelarasan Kebutuhan Dunia Kerja Kemenristek Dikti, Tio Mega Gultom, memberikan inspirasi dan motivasi kepada Mahasiswa yang hadir diacara penutupan Monev Eksternal PKM 2019.

Ia berharap kepada mahasiswa tidak sekedar mengandalkan ijazah dengan IPK yang tinggi saja. Namun, menurutnya dari hasil surve yang dicari dan dibutuhkan oleh perusahaan adalah bagaimana leadership seseorang yang mampu bekerja dalam tim, dan memiliki keterampilan lain, serta karakter orang tersebut akan dipantau juga dari media sosialnya.

“Jadi tidak harus pinter, cumloade, IPK nya tinggi! Tidak, malah mereka tidak menginginkan itu saja. Jadi ada namanya surat keterangan pendamping ijazah, mungkin kalian punya sertifikat-sertifikat, pernah mengikuti apa dan dimana begitu!. Itu salah satu yang dilihat, dan jangan salah! satu lagi, kami sudah menanyakan langsung, media sosial adek-adek juga akan dilihat,” terang Mega.

Mewakili tim reviewer, Aam Amaningsih Jumhur (UNJ), menyampaikan pelaksanaan Monev Eksternal yang telah dilaksanakan selama 2 hari di Kampus Terpadu UBB, menurutnya sangat terkesan dari hasil potensi akan keterbaruan inovasi penelitian PKM yang telah dipresentasikan oleh setiap tim.

“Luar biasa, kami sangat terkesan di UBB ini, ternyata luar biasa potensi penelitiannya dari hasil kami melakukan monitoring hibah PKM, banyak hal yang menurut kami adalah keterbaruannya di material, dari kimia, entah itu dari fisika, dan ini perlu ada tindak lanjut. Sehingga penelitian-penelitian riset dasar itu dijadikan riset terapan, kemudian mungkin jika diperkenankan kolaborasi dengan kami di Jakarta, supaya ada penambah pengetahuan dan referensi hibah-hibah lain yang bisa kita lakukan,” ungkapnya.

Wakil Rektor II UBB, Sri Rahayu, selain memberi ucapan terimakasih kepada tim Monev dan Dosen pembimbing yang tidak patah semangat, Ia juga bersyukur dari monitoring ternyata hasil-hasil penelitian mahasiswa UBB dan Polman Babel cukup membanggakan, dan tentunya momen-momen ini dapat membantu mahasiswa nanti dalam tugas akhirnya.

“Harapan kami tentunya selama dua hari ini, hasil-hasil peneliti yang sudah disampaikan peserta baik dari Polman maupun UBB tidak mengecewakan ya Bu! Insya Allah ada yang ikut dalam PIMNAS harapan kami,” tutur Sri.

Menutup kegiatan, Dirjen Belmawa Didin Wahidin menjelaskan bahwa PKM ini sesuatu yang dirancang untuk memberikan manfaat yang besar, dengan tujuan apapun yang kita lakukan harus memberikan kontribusi sekecil apapun kepada upaya kita untuk mencapai tujuan kita hidup berbangsa dan bernegara.

Didin juga menjelaskan dari hasil-hasil prestasi mahasiswa Indonesia, baik ditingkat nasional maupun internasional akan menjadi kepercayaan diri bangsa.

“Bangsa ini tidak boleh menjadi bangsa yang rendah diri dihadapan yang lain, bangsa ini harus menjadi setara dengan bangsa yang lain, kemudian bisa bersaing dan bertanding dengan bangsa yang lain,” tegas Didit.

Ia menambahkan,  pada pembukaan PIMNAS bulan Agustus mendatang, dan bertepatan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang pelaksanaan kegiatannya bersamaan di Bali, akan dibuka secara langsung oleh Menteri Ristek Dikti, bahkan direncanakan Presiden RI akan hadir dalam kegiatan tersebut. (BBR)


Penulis  : Diko
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review