Financial Technology Dalam Mengupayakan Sustainable Delevolpment Goals

kasmirudin
Financial Technology Dalam Mengupayakan Sustainable Delevolpment Goals
Winarsih Nurtriyanti.

SUSTAINABLE Delevolpment Goals (SDGs) merupakan dokumen kesepakatan pembangunan global untuk melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, dalam menghadapi tantangan pada proses pembangunan. Salah satu upaya dalam mewujudkan Sustainable Delevolpment Goals (SDGs) ialah penggunaan teknologi finansial atau financial technology (Fintech) dalam kegiatan keuangan.

Pembangunan jaringan komunikasi yang memadai berguna untuk memperlancar proses komunikasi serta percepatan penyebaran jaringan hingga ke pelosok negeri, sehingga informasi terkini dapat dijangkau semua masyarakat. Jaringan komunikasi yang memadai akan berdampak pada semua kegiatan maupun pekerjaan yang membutuhkan jaringan komunikasi dapat bekerja dengan lancar. Salah satu aktivitas yang mengandalkan adanya jaringan komunikasi yaitu aktivitas keuangan. Aktivitas keuangan kini dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, dengan terkoneksinya jaringan yang memadai. Pembangunan pada hakikatnya merupakan suatu proses yang berkesinambungan antara berbagai dimensi, baik dimensi sosial, ekonomi, maupun lingkungan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

Teknologi finansial menurut peraturan Bank Indonesia Nomor: 19/12/PBI/2017 adalah penggunaan teknologi sistem keuangan yang menghasilkan produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis baru serta dapat berdampak pada stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, efesiensi, kelancaran, kemananan dan keandalan sistem pembayaran. Industri financial technology (fintech) atau yang akrab disebut dengan e-money, merupakan salah satu metode layanan jasa keuangan yang mulai populer di era digital sekarang ini.

Pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak, industri, inovasi dan infrastruktur,  mengurangi kesenjangan,  keberlanjutan kota dan komunitas,  konsumsi dan produksi bertanggung jawab merupakan beberapa isi dari dokumen dokumen kesepakatan  Sustainable Delevolpment Goals (SDGs) dari 17 pembangunan yang direncanakan yang telah diupayakan di Bangka, agar tercapai dalam bidang keuangan melalui financial technology (Fintech)/e-money.

Dengan adanya aplikasi iJoy buatan perusahaan yang berpusat di Pangkalpinang, telah membantu pemerintah Indonesia dalam mencapai pembangunan tersebut. Karena adanya  Financial Technology dapat mempermudah masyarakat dalam melakukaan transaksi. iJoy merupakan aplikasi belanja diskon, yang mempertemukan merchant dengan promo-promo menarik untuk konsumen setia iJOY. iJoy dapat mempermudah masyarakat melakukan berbagai transaksi seperti berbelanja makanan bahkan ATK yang terdapat di Bangka, kecantikan, hotel untuk liburan, berbagai jasa, hingga pulsa handphone dan listrik yang dapat langsung melakukan pembayaran melalui aplikasi. Tidak hanya iJoy saja, aokjek juga merupakan aplikasi layanan pesan-antar makanan, belanja online di toko, kirim barang, pesan ojek di Pangkalpinang dan Sungailiat, Kepulauan Bangka Belitung.

Tidak hanya dua aplikasi financial technology (Fintech)/e-money  itu saja yang telah digunakan oleh masyarakat di Bangka ini. Namun aplikasi lain seperti OVO, Go-pay, Dana, Shopeepay dan lainnya juga sudah memudahkan masyarakat Bangka untuk bertransaksi. Dengan adanya aplikasi yang ada, penggunaan uang fisik tentu akan berkurang. Secara teoritis, penurunan permintaan uang akan menyebabkan penurunan tingkat suku bunga di pasar uang, karena masyarakat akan memilih menggunakan alat pembayaran non tunai yang dibarengi dengan menyimpan uang di bank yang bersangkutan (Mankiw, 2009). Hal ini membuat biaya pinjaman lebih kompetitif, sehingga meningkatkan investasi perusahaan dan meningkatkan Output riil nasional. Sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan e-money akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi. Serta karena kemudahan dalam melakukan transaksi dan diskon/cashback yang ditawarkan dalam aplikasi, dapat meningkatkan permintaan barang/jasa yang akan berpengaruh pada peningkatkan perekonomian masyarakat sehingga berdampak pada kesejahteraan. (BBR)


Penulis  : Winarsih Nurtriyanti
Editor   :  Kasmir
Sumber  :Babelreview