Gelar Festival Pangan Lokal B2SA, Pemkab Bateng Ciptakan Pola Pangan Berkualitas

kasmirudin
Gelar Festival Pangan Lokal B2SA, Pemkab Bateng Ciptakan Pola Pangan Berkualitas
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar Festival Pangan Lokal B2SA se Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (10/7/2019). (Foto: Ist)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar Festival Pangan Lokal B2SA se Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (10/7/2019).

Acara yang digelar di gedung Diklat BKBSDM Koba tersebut, dihadiri oleh Kadin Pangan Bateng mewakili Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh, Dinas Pangan Provinsi, Ketua PKK Bangka Tengah, Master Chef Novotel, serta para peserta festival kegiatan B2SA dari 6 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.

Kadin Pangan, Sajidi mengatakan, aspek konsumsi pangan sangat erat kaitannya terhadap kualitas SDM dan SDM yang baik ditentukan dari asupan jumlah pangan yang dikonsumsi. Karena masalah gizi yang terjadi pada masa tertentu akan menimbulkan masalah pembangunan di masa yang akan datang.

"Untuk hidup sehat, aktif, cerdas, dan produktif, setiap individu harus mengkonsumsi pangan yang berkualitas dan seimbang dari berbagai jenis tanaman, ternak dan ikan sebagai sumber karbohidrat, protein serta vitamin dan mineral," tuturnya.

Ia mengatakan, untuk memotivasi masyarakat agar mau mengkosumsi makanan yang beragam (B2SA), setiap unit kerja melakukan sosialisasi ke masyarakat maupun gerakan secara terus menerus untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta mengubah pola konsumsi pangan masyarakat menuju konsumsi B2SA tersebut.

Ketua TP PKK Bateng, Iriani Meiranti mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pangan Bateng dalam kegiatan festival pangan lokal berbasis sumber daya lokal seperti jagung, singkong, ubi jalar, sagu, ganyong, sukun, pisang dan sejenisnya dengan tetap meperhatikan prinsip B2SA.

"Menu yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) ini tidak pula hanya ditampilkan saat lomba saja, namun bisa juga untuk di terapkan di dalam makanan keluarga sehari hari. Oleh karena itu, dengan adanya festival ini, diharapkan bisa meningkatkan pemahaman dan keterampilan para ibu-ibu dalam mengolah dan menyajikan makanan dengan memanfaatkan sumber pangan yang ada di sekitar kita serta pemenuhan gizi anak yang cukup dan tepat," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Faisal
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review