Gunakan Katana, Residivis Ini Bacok Kepala Bocah Hingga Robek

andre
Gunakan Katana, Residivis Ini Bacok Kepala Bocah Hingga Robek
Foto : Ist

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Seorang anak berusia 15 tahun berinisial DN menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh RA alias Kodok di depan SD 5 Toboali, Jalan Damai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan pada Minggu (29/12/2019) lalu.

Korban yang sedang bermain handphone di atas sepeda motor seusai bermain futsal bersama temannya, tiba-tiba saja dibacok dari belakang oleh pelaku yang dibonceng temannya sebanyak satu kali.  

Bacokan yang dilakukan oleh pelaku menggunakan sebilah katana i(pedang) ini, tepat mengenai bagian kepala korban yang membuat kepala korban mengalami luka robek dan harus dilarikan ke Pusyandik Toboali.

Mendapati laporan adanya pembacokan, Kepolisian Resor (Polres) Basel langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Basel, AKP Albert Daniel Tampubolon seizin Kapolres Basel AKBP S Ferdinand Suwarji mengatakan, setelah menerima laporan tersebut Polres Basel langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan.

"Pada hari Senin (06/01/2020) sekira pukul 15.00 WIB anggota Opsnal mendapatkan informasi bahwa pelaku pembacokan atas nama kodok sedang berada di rumah orang tuanya di Air Medang," katanya.

Mendapati posisi tersangka, lanjutnya, anggota Opsnal langsung mendatangi rumah tersangka untuk melakukan penangkapan. Setelah berhasil dilakukan penangkapan dilakukan Intrograsi awal, tersangka mengakui telah melakukan pembacokan.

"Tersangka juga menunjukkan senjata yang digunakan untuk membacok korban, dan mengakui saat melakukan pembacokan ia ditemani seorang temannya yang mengemudikan sepeda motor, " jelasnya pada Selasa (07/01/2020).

Dikatakannya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Basel untuk dilakukan proses lebih lanjut.

"Tersangka terancam pasal 80 Ayat (2) UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.Tersangka juga sudah empat kali keluar masuk bui dengan kasus yang sama yakni pembacokan, " pungkasnya.(BBR)


Penulis : Andrean

Editor : Andrean

Sumber : Babelreview