Harga Kios Naik Mendadak, Pedagang Taman Sari Ngadu ke DPRD

kasmirudin
Harga Kios Naik Mendadak, Pedagang Taman Sari Ngadu ke DPRD
Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Parulian. (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Sejumlah pedagang di kios Taman Sari Sungailiat mendatangi gedung DPRD Kabupaten Bangka, mengadukan adanya kenaikan harga sewa kios yang dilakukan oleh pihak pengelola.

Kedatangan para pedagang ke gedung DPRD diterima langsung Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Parulian, yang didampingi oleh anggota Komisi 2 dan 3. Terkait aduan tersebut, DPRD Kabupaten Bangka merasa miris melihat kebijakan yang dilakukan oleh pihak pengelola kios. Karena melakukan kenaikan harga sewa kios secara sepihak.

Dimana para pedagang tersebut dikenakan kenaikan harga sewa kios sebesar 25%. Dari harga kios sebelumnya sebesar Rp 750.000 perbulan dinaikkan menjadi Rp 1 juta per bulan. Hal tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak pengelola.

"Sebelumnya mereka pernah mendatangi komisi 3, tetapi karena waktu itu anggota tidak lengkap maka kami jadwalkan hari ini. Kita tetap akan menanggapi aspirasi dari masyarakat, apalagi mereka tinggal di wilayah Pemerintahan Kabupaten Bangka. Mereka datang kesini karena sewa kios yang di Taman Sari dinaikkan oleh pihak pengelola, sedangkan masa sewa kios sebelumnya belum habis," jelasnya, Senin (22/7/2019).

DPRD berharap permasalahan tersebut dapat dibicarakan kembali antara pihak penyewa dan pengelola. Dirinya merasa kasihan jika uang sewa kios harus dinaikkan, karena menurutnya tidak tiap hari jualannya laku.

"Jika harus melakukan kenaikkan harga sewa kios lebih baik tunggu sampai kontrak yang lama sudah selesai dulu. Apalagi informasi yang saya dapat, kalau para pedagang tidak mau dinaikkan harga sewa kios akan disegel. Hal inilah yang kita tidak harapkan terjadi," ungkap Parulian.

Dia menginginkan kepada pihak pengelola supaya melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan pihak pedagang, supaya dapat kesepakatan yang lebih baik.

"Nanti kita akan adakan pertemuan kembali, dan kita akan undang PT. Timah, pihak pengelola, penyewa, kepolisian, DPPKAD dan unsur terkait. Yang pada intinya nantinya akan kita kembalikan pada isi surat tersebut," tukasnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review