Hasil Lelang Dibatalkan Sepihak, Pokja Pemilihan III Bateng Dipolisikan Pihak Perusahaan

faisal
Hasil Lelang Dibatalkan Sepihak, Pokja Pemilihan III Bateng Dipolisikan Pihak Perusahaan
Kuasa Hukum Pelapor Saat Mendatangi Tipikor Polres Bangka Tengah, Senin (20/1/2020). (Ist)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- PT Rahes Dhimas Bersaudara menyambangi Mapolres Bangka Tengah divisi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) guna melaporkan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Pokja Pemilihan III UKPBJ Bangka Tengah.

Berdasarkan laporan kecurangan dari pihak pelapor yaitu Eros Alpiandi selaku Direktur PT Rahes Dhimas Bersaudara pada tanggal 14 Januari 2020 bahwa adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh panitia lelang yakni Pokja Pemilihan III UKPBJ Bangka Tengah terhadap Tender Kegiatan Belanja Pemeliharaan Kebersihan Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor RSUD Bangka Tengah.

Kuasa hukum pelapor, Syahrial Rosidi, SH mengatakan, kalau kegiatan tender yang dimaksud sudah diumumkan secara online melalui website LPSE Bangka Tengah pada Tanggal 2 Januari 2020 dengan Tahapan lelang terdapat Sembilan perusahaan yang mendaftarkan diri, namun sampai dengan tahapan pembukaan dokumen penawaran yang mengajukan penawaran hanya ada Dua Perusahaan yaitu PT. Rahes Dhimas Bersaudara dan PT Tri Power Protec Konstruksi.

"Dalam kasus ini seharusnya PT. Rahes Dhimas Bersaudara berpeluang besar sebagai pemenang lelang karena sudah melalui beberapa tahapan hingga sampai pada tahapan Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis dan Harga tinggal memasuki tahapan pembuktian dan kualifikasi, namun oleh Pokja Pemilihan III UKPBJ Bangka Tengah selaku penyelenggara menyatakan hasil pelelangan dibatalkan secara sepihak,"ujarnya kepada Babel Review, Senin (20/1/2020).

Sambungnya, pembatalan sepihak tersebut dengan lakukan dengan alasan karena terdapat kesalahan dalam pemilihan kualifikasi usaha untuk pekerjaaan tersebut.

"Ini jelas ada yang janggal, mereka bilang ada kesalahan dalam pemilihan kualifikasi usaha, sedangkan dalam tahapan lelang pada tahapan pembuktian kualifikasi dari tanggal 13 sampai 20 Januari 2020 didalam history perubahan dinyatakan tidak ada perubahan,"jelasnya.

Atas kejanggalan ini, dirinya berharap pihak Polres Bangka Tengah dapat menindaklanjuti laporan ini dengan memanggil dan memeriksa ketua sekaligus anggota penyelenggara lelang karena diduga kuat melakukan kecurangan untuk memenangkan salah satu perusahaan peserta lelang. 

"Masalah ini jelas bertentangan dengan Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Penyediaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Pasal 382 bis KUHP serta Prinsip-prinsip keadilan, untuk itu kami berharap laporan ini segera ditindaklanjuti,"pungkasnya


Penulis   :  Faisal

Editor     :  Admin03

Sumber : Babel Review