Ikon Kota Tanjung Pandan yang Sayang Dilewatkan

Admin
Ikon Kota Tanjung Pandan yang Sayang Dilewatkan
FOTO :( FERLY ADITYA )

Tanjungpandan,BabelReview– Jika Anda  datang  ke Kota Tanjungpandan, setidaknya ada dua tempat yang tidak mungkin Anda lewatkan begitu saja: Tugu Batu Satam dan Pantai Tanjung Pendam.Tempat  pertama jelas ikonik. Lokasinya sangat strategis karena  terletak di tengah kota yang akses jalan  di sekitarnya dilalui banyak orang.

Jika di Jakarta ada Patung Selamat Datang, maka di Tanjungpandan ada Tugu Batu Satam ini yang menyambut kedatangan Anda dengan begitu gagahnya. Bagaimana tidak gagah? Sebuah bongkahan batu besar diletakkan di atas tugu yang cukup tinggi. Batu besar tersebut adalah replika batu satam, batu langka khas Pulau Belitung.

Menurut Wikipedia, batu satam terbentuk dari hasil proses alam atas reaksi tabrakan meteor dengan lapisan bumi yang mengandung timah tinggi jutaan tahun lalu di Pulau Belitung. Didirikannya tugu ini tentu juga dalam rangka mempromosikan batu satam sebagai ikon Pulau Belitung khususnya Kota Tanjungpandan.

Saat malam hari, Tugu Batu Satam terlihat lebih indah. Pencahayaannya dibuat sedemikian rupa sehingga tampak menarik. Belum lagi air mancur dan taman cantik yang berada di sekelilingnya membuat Tugu Batu Satam juga jadi pilihan orang-orang (terutama wisatawan) untuk sekedar bersantai menikmati Kota Tanjungpandan.

Apalagi dari tugu ini, wisatawan juga bisa menyambangi tempat hits lainnya seperti KV Senang, Mie Atep, ataupun Kong Djie cukup dengan berjalan kaki karena lokasinya yang berdekatan. Selain Tugu Batu Satam, tempat lain di Kota Tanjungpandan yang juga ikonik adalah Pantai Tanjung Pendam. Anda hanya butuh waktu lima menit dari Tugu Batu Satam untuk sampai di pantai ini.

Pengunjung hanya dikenakan tarif masuk dua ribu rupiah (saja) per orang. Sore hari tentu jadi waktu terbaik untuk datang ke Pantai Tanjung Pendam. Letaknya yang berada di sisi barat Pulau Belitung jadi spot sempurna untuk menikmati momen matahari terbenam atau sunset.

Air yang lebih sering surut pada saat sore hari, dimanfaatkan oleh orang-orang untuk turun ke bibir pantai. Berfoto dengan latar belakang pulau kecil yang berada tak jauh dari Tanjung Pendam jadi salah satu foto mainstream saat wisatawan datang ke sini.

Beberapa perahu nelayan yang 'terdampar' karena air laut surut pun membuat komposisi landscape Tanjung Pendam begitu charming (mempesona-red). Sementara itu, di sisi sebelah selatan, para penjual kaki lima menjajakan berbagai panganan dan minuman di bawah pepohonan cemara, Sederhana memang.

Tapi untuk Anda para pemburu senja, duduk di bawah cemara persis di dekat pantai, sambil menikmati es kelapa muda adalah momen yang mahal harganya. Momen yang kemudian akan membuat Anda begitu rindu kepada Tanjungpandan dan Pulau Belitung.

Tugu Batu Satam dan Pantai Tanjung Pendam adalah tempat-tempat yang sayang dilewatkan terutama bagi mereka yang baru pertama kali datang ke kota ini. Ibaratnya, tidak sah kalau ke Tanjungpandan tapi belum menyambangi dua ikon ini. Ditunggu! (BBR)


Penulis :Ichsan 
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview