Ini Alasan Orang Mau Jadi Anggota Polisi

kasmirudin
Ini Alasan Orang Mau Jadi Anggota Polisi
Dari kiri, Habib, Melia, dan Aliyah saat sedang mengikuti tes calon anggota Polri di Polda Bangka Belitung, Senin (28/5/2018).(foto:lala)

PANGKALPINANG,BABELREVIEW -- Menjadi seorang polisi sudah tentunya menjadi cita-cita sebagian banyak orang sejak kecil, tak terkecuali Aliyah (18) yang bercita-cita bisa menjadi seorang polisi wanita.

Dara kelahiran Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung ini bercita-cita menjadi seorang polwan dari kecil. Motivasinya ingin mengabdi kepada negara.

Menurut dia, ada perbedaan kesan terhadap polisi pada saat masih di sekolah dasar dengan sekarang. Dulu merasa sungkan terhadap polisi, takut untuk bertanya. Tapi sekarang sosok polisi sudah lebih dekat dengan masyarakat. Sikapnya tegas namun santun dan ramah.

"Selama mengikuti seleksi dari mulai tahap administrasi, tes psikologi pertama, tes kesehatan pertama, tes jasmani, tes akademik, saya percaya tidak ada kecurangan dari pihak kepolisian. Polda Babel memperlakukan semua calon siswa dengan adil dan memberitahukan nilai tes dengan transparan," kata Aliyah.

Sedangkan bagi Meliana Putri (17), ingin menjadi seorang polwan karena keinginan sendiri. Nilai plus seorang Polwan bagi Melia, yakti tidak hanya bisa membantu masyarakat namun juga bisa melindungi masyarakat dari berbagai tindak kejahatan.

Calon siswa dari Sungailiat, Bangka ini mengakui bahwa pihak kepolisian melaksanakan seleksi dengan menjunjung asas keterbukaan atau transparansi.

"Setiap kali tes nilainya langsung diumumkan, kalau hasilnya sampai sore atau malam kami menungggu bersama-sama. Saya puas dengan kinerja pihak kepolosian," imbuhnya.

Sementara calon siswa lain, Habib Nur Fitriansyah
(19) motivasi ingin jadi seorang polisi karena polisi itu keren, karena sering beraksi di lapangan. Punya wibawa dan mengayomi masyarakat.

"Saya sudah dua kali ikut tes. Selama saya mengikuti seleksi pihak kepolisian selalu memberitahukan nilai masing-masing calon siswa. Kalau nilainya besar, dibilanga besar dan kalau nilainya kecil, ya kecil. Penilaiannya murni dan transparan. Nilai langsung diolah dan segera diumumkan," katanya.

Menurut Habib, tes akademik tahun ini lebih sulit dari tahun sebelumnya. Namun hal ini baik, agar selalu ada peningkatan kualitas dan kapasitas anggota Polri. Tantangan ikut seleksi ini yaitu di tes kesehatan kedua. Karena kalau tes akademik bisa dipelajari.

"Kalau tes kesehatan tentu sesuai dengan kondisi jasmana dan rohani setiap orang pasti berbeda dan tidak bisa dibohongi," tukasnya.(BBR)


Penulis :Lala
Editor   :Kasmir
Sumber :Babelreview