Kaleidoskop Pariwisata Babel 2019 (3)

kasmirudin
Kaleidoskop Pariwisata Babel 2019 (3)
Pulau Gusung Asam via Instagram.com/inper_photography

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pariwisata Bangka Belitung terus menggeliat dan berkembang. Melalui program satu desa satu tempat wisata yang digelorakan pemerintah, membuat pemerintah daerah berlomba-lomba untuk menciptakan kawasan pariwisata yang baru.

Selama tahun 2019 begitu banyak destinasi wisata di Negeri Serumpun Sebalai ini bermunculan.  Yuk, intip destinasi wisata di Bangka Belitung yang begitu instagramble di 2019.

 

11. Pulau Gusung Asam

Pulau Gusung Asam terletak di sebelah timur laut Pulau Ketawai, Kabupaten Bangka Tengah. Pulau ini terlihat jelas dari Pulau Ketawai. Disebut gusung mungkin karena terdapat gusung di pulau ini. Gusung dalam bahasa lokal merupakan gugusan pasir hasil dari sedimentasi. Gugusan tersebut timbul (terlihat) saat air surut dan tenggelam saat air laut pasang.

Wisatawan yang berkunjung ke pulau ini akan merasakan sensasi seperti berada di Kepulauan Maldives. Karena wisatawan seolah-olah berada di tengah lautan yang luas.

Baca Juga: Kaleidoskop Pariwisata Babel 2019 (2)

Di sebelah timur dan selatan pulau ini terdapat karang. Di sebelah barat terdapat ekosistem padang lamun dan banyak ditumbuhi seaweed, yang menambah pulau ini semakin eksotis.

Tidak heran jika setiap akhir pekan, destinasi wisata ini selalu rame dikunjungi wisatawan, terutama kaum millennial.  Yuk gaes tunggu apa lagi, kunjungi destinasi wisata yang begitu instagramble ini.

 

12. Pelangi Waterpark 

Pelangi Waterpark merupakan taman bermain air di Belitung. Terletak di pinggiran Kota Tanjungpandan.

Sejak dibuka tanggal 22 September yang lalu, Pelangi Waterpark selalu ramai dikunjungi masyarakat. Wisata ari ini mulai buka pukul 11 siang dan ditutup pukul 06 sore. Untuk hari Sabtu dan Minggu serta hari libur, taman bermain air ini mulai buka pada pukul 8 pagi. Untuk hari biasa (weekday) tiket masuknya seharga 20 ribu rupiah sementara untuk akhir pekan (weekend) seharga 25 ribu rupiah per-orang. 

Total ada tiga kolam yang ada di kompleks waterpark yaitu kolam renang utamanya berukuran cukup besar dengan kedalaman hingga 1,5 meter. Tepat di sebelahnya terdapat kolam renang anak-anak yang dilengkapi dengan playground yang lucu. 

 

13. Hutan Mangrove Desa Tukak

Hutan Mangrove Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan ini berhasil disulap oleh pemerintah desa (Pemdes) melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi destinasi wisata yang sangat potensial untuk dikunjungi wisatawan. 

Baca Juga: Kaleidoskop Pariwisata Babel 2019 (1)

Dengan luas area sekira 10 hektare, lokawisata ini terdapat pendopo, jembatan serta lahan parkir. Selain itu juga ada pusat jajanan selera rakyat (pujasera), yang membuat pengunjung merasa betah berlama-lama berada di destinasi wisata ini.

 

14. Today Garden Belitung

Today Garden, sebuah taman satwa yang terletak di Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Belitung. Tempat wisata yang diresmikan pada bulan Mei lalu itu bernama lengkap Taman Munsang Belitung Today Garden. Dari Kota Tanjungpandan, pengunjung membutuhkan waktu kurang lebih 50 menit untuk sampai ke lokasi. Taman seluas 30,6 hektare ini dibangun dari sebuah area perkebunan sawit dan lada.

Sejumlah satwa bisa ditemui di sini. Beberapa di antaranya merupakan satwa langka, seperti Burung Merak. Burung dengan bulu-bulu cantik dan ekor yang indah jika dikembangkan ini menjadi daya tarik di Today Garden.

Selain burung merak, keberadaan burung-burung lainnya seperti elang, merpati, dan love bird juga berhasil membuat ‘heboh’ para pengunjung anakanak yang datang ke Today Garden. Selain itu juga ada ular, biawak, kambing, dan rusa yang juga menarik untuk dilihat. Bukan rusa biasa, karena berjenis rusa tutul yang cantik dengan tanduk yang masing-masing bercabang dua. Di bagian bawah kawasan Today Garden, ada kolam ikan alami.

Jika masih cukup bertenaga, cobalah menaiki bagian atas di area bukit batu di mana dari atas sana pengunjung dapat melihat hamparan alam berupa pepohonan lada dan sawit serta laut di kejauhan. 

Rumah pohon, resto, kedai minum, hingga mushola membuat Today Garden cukup representatif untuk menjadi pilihan tujuan wisata keluarga. Taman Munsang Belitung Today Garden buka setiap hari mulai jam 9 pagi hingga jam 5 sore.

 

15. Museum Badau

Badau merupakan salah-satu kecamatan di dalam wilayah administratif Kabupaten Belitung. Namanya ternyata diambil dari satu nama kerajaan yang sudah ada sejak abad ke-15 yaitu Kerajaan Badau. Pusat pemerintahannya terletak di sekitar daerah Pelulusan sekarang ini. Selain menguasai Badau, wilayah kekuasaannya juga sampai Ibul, Bange, Bentaian, Simpang Tiga, Buding, Gantung, hingga Manggar.

Raja pertama Kerajaan Badau bernama Datuk Daloeng Mayang Gersik. Ia adalah seorang bangsawan dari Kerajaan Majapahit yang juga dikenal dengan nama Ki Ronggo Udo. Saat ini masih ada pewaris Kerajaan Badau bernama Johar Djuki.

Kakek paruh baya ini merupakan generasi ke-10 dari Kerajaan Badau. Ia juga yang saat ini menjaga sebuah museum yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Belitung tahun 1989 yaitu Museum Badau. Museum Badau terletak persis di sudut pertigaan Desa Badau.

Wisatawan yang sedang melewati rute Tanjungpandan - Gantung/Manggar pasti tidak kesulitan menemukannya. Sebuah gapura berdiri megah dengan tulisan “Museum Badau” di sana. Di pojok pekarangan, gagah berdiri patung yang sedang memegang tombak. Inilah replika dari tentara Kerajaan Badau tempo dulu. Patung tersebut tentu juga menjadi simbol kejayaan Kerajaan Badau di masanya.

Pengunjung dapat melihat berbagai koleksi yang merupakan peninggalan Kerajaan Badau seperti keris, pedang, dan tombak. (BBR)


 

Penulis  : BBR 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review