Kepala BNPB Ingatkan Masyarakat Bahaya Lahan Gambut Jika Terbakar

kasmirudin
Kepala BNPB Ingatkan Masyarakat Bahaya Lahan Gambut Jika Terbakar
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen Doni Monardo saat pembukaan Pameran Pengurangan Resiko Bencana tingkat nasional, Jumat (11/10/2019) di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang. (Foto: Irwan)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo, mengingatkan akan bahayanya lahan gambut jika terbakar. Dikatakannya, saat Jerman dipimpin oleh Hitler menggunakan gambut sebagai bahan bakar. Oleh karena itu jika lahan gambut terbakar, maka akan sulit dipadamkan dan pemerintah perlu mengeluarkan dana yang besar untuk menanggulangi kebakaran lahan gambut.

Hal tersebut dikatakan Letjen Doni Monardo saat pembukaan Pameran Pengurangan Resiko Bencana tingkat nasional, Jumat (11/10/2019) di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang.

Dikatakan Doni, karena itu yang harus dilakukan adalah dengan pencegahan sebagaimana yang diinstruksikan oleh Presiden Jokowi bahwa pencegahan lebih baik dari pada penanggulangan.

"Untuk itu diharapkan ada inovasi tidak hanya mitigasi. Artinya, mengubah perilaku masyarakat, harus kita bimbing, didik dan kita tingkatkan pemahamannya bahwa lahan gambut itu adalah sesuatu yang beresiko bila dibakar," terang Doni.

Daerah-daerah yang memiliki potensi kebakaran hutan diharuskan meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat akan lahan gambut, termasuk juga mengembalikan gambut sebagaimana habitatnya dan kondratnya. Kodratnya itu basah, berair dan nyawa. Jika tidak memperlakukan gambut sebagaimana mestinya, maka dia akan menjadi orang pertama yang memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

"Sudah banyak penelitian dari dalam dan luar negeri yang menyebutkan jika asap yang dihasilkan dari kebakaran gambut sangat berbahaya. Kita tidak ingin sumber daya manusia Indonesia terganggu kualitasnya dan terganggu pertumbuhannya karena faktor-faktor yang berhubungan dengan pencemaran udara," ujarnya. (BBR)


Penulis  : Irwan
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review