Kerajinan Desa Terentang Tembus Luar Daerah

Admin
Kerajinan Desa Terentang Tembus Luar Daerah
foto:IST

BANGKA BARAT, BABEL REVIEW -- Selain berprofesi sebagai petani, masyarakat Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat juga menggeluti profesi sebagai pengrajin berbagai produk kerajinan tangan. Desa Terentang sendiri saat ini terkenal akan produk kerajinan tangan bahan bambu dan rotan yang dipasarkan hingga keluar daerah Provinsi Babel. “Banyak produk yang dihasilkan seperti ragak, terindak dan lainnya. Pemasaran saat ini sampai keluar daerah hingga ke Pulau Jawa,” kata Kepala Desa Terentang, Zulkarnain.

Dikatakannya, dalam meningkatkan kemampuan dan pemberdayaan masyarakat Pemdes Terendang menggelar pelatihan-pelatihan. “Biasanya kita ikutkan dalam pelatihan UMKM dalam mengembangkan serta mempromosikan produk khas Desa Terentang. Saya berharap produk kerajinan tangan Desa Terentang dapat lebih terkenal dan menjadi sentra UMKM kerajinan tangan terbesar,” harapnya.

Sementara itu, selama tahun 2019 ini Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memfokuskan diri pada pembangunan infrastruktur. Zulkarnain mengatakan, pembangunan infrastruktur bertujuan untuk memberikan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat Desa Terentang.

“Rencananya kami akan membangun kantor, jalan untuk kawasan pemukiman, toilet MCK untuk masyarakat umum dan lapangan olahraga serta ambulance,” jelasnya. Ia juga mengatakan, fasilitas tersebut diharapkan dapat memudahkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat Desa Terentang yang mayoritas berprofesi di sektor perkebunan dan pembuat kerajinan tangan. “Dalam menopang perekonomian, masyarakat Desa Terentang kebanyakan bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit dan karet.

Saat ini masyarakat  pun sudah mulai bergiat menanam ubi racun,” bebernya. Zulkarnain berharap, kedepanya masyarakat Desa Terentang dapat terus mendukung dan membantu setiap program yang dijalankan Pemdes Terentang.“Sedangkan untuk Pemerintah Provinsi kedepannya saya berharap dapat meningkatkan harga karet, sawit, lada. Hal tersebut agar dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Terentang,” harapnya. (BBR)

 

 Rutin Laksanakan Sedekah Kampung

Dalam upaya mempertahankan tradisi budaya dan kearifan lokal daerah, hingga saat ini tradisi Sedekah Kampung tetap rutin dilaksanakan oleh warga Desa Terentang. Tradisi Sedekah Kampung sudah menjadi kebiasaan turun temurun masyarakat desa ini dan sudah menjadi agenda yang dapat menarik kunjungan iwisatawan.

Tradisi ini dilakukan sebagai perwujudan rasa syukur kepada sang pencipta. “Tahun ini dikaksanakan pada 18-19 Agustus 2019 kemarin. Untuk rangkaianya kegiatan sendiri yakni arak-arakan anak yang hataman qur’an menggunakan sadu-sadu, menghambur beras kunyit sesuduk kelaseh ( satu sendok), kemudian dilanjutkan dengan penampilan kesenian dan kebudayaan,” jelasnya.

Zulkarnain menyatakan akan berkomitmen bahwa perayaan Sedekah Kampung akan rutin dilaksanakan sebagai upaya mempertahankan kearifan lokal. “Ini merupakan bentuk persatuan dan kesatuan serta kekompakan masyarakat Desa Terentang, sehingga Sedekah Kampung tetap bisa kami laksanakan,” jelasnya.

Ia juga berharap, tahun selanjutnya kepada pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mendukung dan membantu perayaan tersebut. “ Sedekah Kampung menjadi identitas masyarakat Desa Terentang. Kami berharap tahun depan kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik serta mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak,” harapnya. (BBR)