Kunjungan Kapal Pesiar Silver Discoverer Bukti Wisata Belitung Semakin Populer

Admin
Kunjungan Kapal Pesiar Silver Discoverer Bukti Wisata Belitung Semakin Populer
Foto:Vera Vlesia

SIJUK, BABEL REVIEW - Kali ini 100 wisatawan asing yang berkesempatan menyambangi kawasan yang biasa menjadi tujuan hoppping island tersebut. Tak main-main, mereka menaiki kapal pesiar bernama MS Silver Discoverer. Kapal berbendera Bahamas itu bersandar di sekitar Pulau Lengkuas, Jumat (19/7/2019).

Penumpang MS Silver Discoverer didominasi oleh wisatawan berpaspor Amerika Serikat. Sisanya mereka berasal dari Australia, Selandia Baru, Jerman, Inggris, Belgia, Perancis, Meksiko dan beberapa negara lainnya. Kapal pesiar yang sudah bekeliling dunia itu juga membawa 101 kru. Sebagian besar kru tersebut merupakan warga negara Filipina yaitu sejumlah 61 orang.

Layaknya sebuah kapal pesiar, sejumlah fasilitas mewah melengkapi MS Silver Discoverer diantaranya bar, resto, dan kolam renang. Tak hanya itu, antar dek kapal dapat diakses menggunakan lift! Keren bukan? Tiba di sekitar Pulau Lengkuas sejak pagi, para wisatawan langsung diajak untuk berkeliling kawasan Pulau Lengkuas dan sekitarnya menggunakan perahu boat karet milik kapal pesiar itu.

Mereka menikmati salahsatu potensi utama pariwisata Negeri Laskar Pelangi tersebut dengan aktivitas hopping island, berenang, serta juga snorkling untuk menikmati alam bawah laut Belitung. Di Indonesia, kapal pesiar MS Silver Discoverer sebelumnya sudah berlayar menuju berbagai destinasi di sejumlah daerah.

Belitung merupakan titik persinggahan terakhirnya sebelum bertolak ke Singapura sebagai tujuan akhir. Kehadiran kapal pesiar MS Silver Discoverer menunjukkan betapa Pulau Belitung makin diperhitungkan namanya dalam kepariwisataan dunia. Pun dalam beberapa bulan mendatang, sejumlah kapal pesiar juga dijadwalkan akan singgah menyambangi kawasan Pulau Lengkuas tersebut. (BBR)

 

 Belitong Geopark International Stand Up Padle & Kayak  Marathon Siap di Gelar

SIJUK, BABEL REVIEW -- Akhir pekan ini, sebuah event olahraga air kelas dunia akan dihelat di Belitung. Belitong Geopark International Stand Up Paddle & Kayak Marathon dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 4 Agustus di kawasan Geopark Belitung, Tanjungkelayang. Event ini merupakan transformasi dari event Sea Kayak Indonesia yang digelar tahun lalu, juga di Belitung.

Kala itu, 82 pedayung dari 7 negara ikut ambil bagian dalam Kayak Marathon sepanjang 21 km. Saat itu Stand Up Puddle masih jadi eksibisi. Tahun ini, Kayak Marathon dan Stand Up Puddle dikolaborasikan dan dilombakan dalam beberapa kategori, yakni Stand Up Puddle Marathon, Stand Up Paddle Race, Kayak Marathon, serta Traditional Canoe Race.

Kegiatan dayung di laut menggunakan Kayak dan Stand Up Puddle merupakan salah satu cara efektif menikmati pemandangan permukaan laut serta garis pantai. Dengan berbagai keistimewaan seperti hamparan pasir putih, bebatuan granit indah, serta air laut biru siap memberikan spot lomba terbaik yang berkesan bagi para peserta yang berasal dari berbagai negara tersebut. (BBR)