Kurangi Beban Kenaikan Iuran BPJS, Mehoa ajak OPD Tunda Semua Kegiatan Pengadaan tidak Penting

kasmirudin
Kurangi Beban Kenaikan Iuran BPJS, Mehoa ajak OPD Tunda Semua Kegiatan Pengadaan tidak Penting
Rapat Badan Anggaran di ruang Banggar DPRD Bangka Tengah, terkait naiknya iuran BPJS PBI yang bersumber dari APBD Bangka Tengah, Kamis (7/11/2019). (Foto: Faisal)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Mehoa meminta semua OPD untuk menunda semua kegiatan pengadaan pakaian dinas tahun 2020, pakaian khusus hari tertentu, mengurangi volume kegiatan seremonial dan jasa konsultan.

Pesan tersebut ia sampaikan pada saat rapat Badan Anggaran (Banggar) di ruang Banggar DPRD Bangka Tengah, terkait naiknya iuran BPJS PBI yang bersumber dari APBD Bangka Tengah.

"Tim Banggar legislatif dan Tim Banggar eksekutif, telah bersepakat kalau semua kegiatan yang sifatnya tidak terlalu penting kita tunda dulu. Mengingat ada kebutuhan kenaikan anggaran 30 ribu peserta BPJS PBI," ujar Mehoa, Kamis (7/11/2019).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menerangkan, kalau kenaikan tersebut sudah berdasarkan Perpres RI No. 75 tahun 2019 tentang Perubahan Perpres No. 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

"Pada Pasal 29 ayat 1 mengatakan, bahwa iuran peserta penerima bantuan iuran (PBI), jaminan kesehatan dan penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah yaitu sebesar Rp 42.000,- dari Rp 23.000,- per orang per bulan sebelumnya dan berlaku sejak 1 Agustus 2019 dan sudah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada tanggal 24 Oktober 2019," jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal ini, Mehoa ingin timnya bersama pihak eksekutif untuk lebih memprioritaskan BPJS dengan menganggarkan pembayaran melalui APBD.

"Menanggapi terkait kenaikan iuran BPJS ini tentu perlu adanya perhatian kita semua. Untuk itu saya mengajak dan mengarahkan, untuk memprioritaskan dengan untuk dianggarkan pembayarannya melalui APBD Bateng," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Faisal
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review