Membandel, Dua Pemilik TI Ilegal Jadi Tersangka

kasmirudin
Membandel, Dua Pemilik TI Ilegal Jadi Tersangka
Kabag Ops Polres Bangka Tengah, AKP Andi Purwanto. (Foto: Faisal)

KOBA,BABELREVIEW.CO.ID -- Bandelnya para penambang yang tidak mengubris imbauan dan peringatan berkali-kali untuk tidak beraktivitas di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Nibung membuat Polres Bangka Tengah mengambil tindakan tegas.

Dalam aksi tersebut sebanyak dua orang ditetapkan sebagai tersangka pelaku penambangan ilegal yaitu FH (29 ) warga Desa Nibung RT 001 Koba dan PI (29) warga Desa Nibung.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo melalui Kabag Ops AKP Andi Purwanto mengatakan, penangkapan pelaku tambang tersebut setelah pihaknya bersama tim gabungan untuk kesekian kalinya melakukan penertiban penambang yang melakukan penambangan ilegal di kawasan Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Desa Nibung pada Minggu (6/10/2019) yang lalu.

"Dari penertiban tersebut, kami mengamankan 6 orang penambang. Setelah dilakukan penyelidikan 2 orang kita tetapkan sebagai tersangka, yaitu FH (29 ) dan PI (29). Keduanya ini merupakan pemilik ponton, sedangkan yang 4 orang lagi sebagai pekerja statusnya sebagai saksi," ujarnya kepada Babel Review, Jumat (10/10/2019).

Lanjutnya, tindakan tegas ini dilakukan karena pihaknya telah berkali-kali melakukan langkah preventif dan imbauan, agar tidak malakukan penambangan di kawasan DAS. Namun imbauan tersebut tidak diindahkan.

"Sebelumnya sudah kita peringatkan secara baik-baik, tapi tidak digubris, bahkan kita pasang spanduk larangan tapi malah dicabut dan dibuang. Saya juga berharap tidak lagi melakukan penambangan di DAS, selain merusak lingkungan, akan ada juga dampak negatif lainnya," terangnya.

Ia mengatakan, untuk kedua tersangka yang diamankan tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang Minerba dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Tersangka akan dijerat pasal 158 Undang-Undang Minerba, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," tutupnya. (BBR)


Penulis  : Faisal 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review