Mengenang Tumpahan Darah Tanggal 14 Februari Di Desa Petaling, Eka: Lupakan Valentine

Ahada
Mengenang Tumpahan Darah Tanggal 14 Februari Di Desa Petaling, Eka: Lupakan Valentine
Ilustrasi. (Ist)

 

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID -- Bangka Belitung memiliki  sejumlah tokoh yang dinilai berperan besar dalam perjuangan bangsa.

Di antaranya adalah Depati Amir yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional dan dijadikan nama bandara di Bangka dan beberapa nama fasilitas umum lainnya.

Namun, ada satu lagi nama yang sangat dikenal oleh masyarakat Bangka Belitung yakni 'Pahlawan 12'.

Kisah perjuangan Pahlawan 12 ini sangat melegenda di tengah masyarakat Pulau Bangka.

Banyak cerita lisan maupun tertulis yang mengisahkan legenda mengenai Pahlawan 12 yang diwarnai dengan nuansa dramatis karena adanya ketepatan angka dalam proses perjuangan dan waktu tewasnya 12 pria pemberani dari Pulau Bangka tersebut.

Seperti tertulis dalam buku Pahlagan 12 yang disusun oleh wartawan Ichsan Mokoginta Dasin (Wakil Pimred Okeyboz.com) dan Dodi Hendriyanto (Pimred Babel Review) disebutkan bahwa 12 pasukan berani mati dari Tentara Rakyat Indonesia (TRI) Belinyu dan TRI Pangkalpinang itu tewas pukul 12.00 WIB di kawasan Bukit Maandil KM 12 Kampung Petaling Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka.

Karena bertepatan dengan jam 12 siang di KM 12, yang gugur juga 12 orang, makanya disebutlah 'Pahlawan 12'.

Peristiwa heroik yang dijalani 12 pahlawan asal Bangka itu terjadi pada 14 Februari 1946, ketika tentara sekutu yang diboncengi pemerintah Hindia Belanda (Netherland Indies Civil Administration/NICA) akan memasuki Pulau Bangka.

Apa yang kita nikmati hari ini tidak terlepas dari peristiwa heroik 14 Februari 1946.

Saat 12 Pasukan Tentara Rakyat Indonesia menghibahkan kesyahidan mereka untuk mempertahankan kemerdekaan melawan sekutu dan NICA.

"Gugurnya para pahlawan yang berjumlah 12 syuhada', di KM 12 pada jam 12 siang tanggal 12 Robiul awal ini haruslah terus dikenang dan dijadikan semangat perlawanan terhadap penjajahan gaya baru," ujar Junaidi Fitri atau yg lebih akrab dipanggil Bang Fit Asrama selaku penanggung jawab acara "Surat Untuk Pahlawan 12".

Untuk mengenang jasa mereka dan para pahlawan lainnya, Panitia Bersama "Surat Untuk Pahlawan 12" mengundang seluruh warga Babel untuk hadir dalam acara mengenang Pahlawan 12.

Kegiatan ini akan dilaksanakan Jum'at 14 Februari 2020  mulai pukul 19:30 WIB. Acara akan dipusatkan di Taman Sari Pangkalpinang.

"Kehadiharan kita adalah wujud sederhana bahwa kita bukan bagian dari pelupa sejarah," ujar Eka Putra,  Ketua Panitia Bersama.

Eka menjelaskan dalam kegiatan ini pihaknya yang terdiri 15 organisasi yang tergabung dalam Panitia Bersama, organisasi yang tergabung sangat berharap generasi Babel ke depan lebih mengenang 14 Februari sebagai hari gugurnya Pahlawan 12 ketimbang hari valentine. (BBR)

Laporan:@hada