Menurut Feng Shui, 6 Tanaman Ini Pembawa Sial di Rumah

kasmirudin
Menurut Feng Shui, 6 Tanaman Ini Pembawa Sial di Rumah
Tanaman di di rumah. (ilustrasi)

BABELREVIEW.CO.ID -- Dalam ilmu feng shui, diyakini bahwa ada beberapa jenis tanaman yang baik untuk diletakkan di rumah seperti tanaman yang dapat menyaring udara dan membawa hal-hal baik lainnya. Sebaliknya, ada juga tanaman kutukan yang harus dihindari.

Ini terkait dengan energi benda yang ditempatkan di rumah kita, sehingga “chi” atau energi dari tanaman pembawa sial ini dipercaya membawa hal-hal yang tidak baik jika tidak segera dipindahkan. Antero.co telah merangkum dari berbagai sumber inilah 6 tanaman yang di anggap pembawa apes yang harus jauh dari rumah Anda!

1. Pot Menghadap Utara

 

Pot Menghadap Utara membawa sial benarkah, pot atau vas yang menghadap utara atau dalam bahasa jawa lor dan dalam bahasa sunda kaler ini di anggap Tanaman sial, tidak hanya terlihat dari jenisnya tetapi juga prosedur untuk meletakkannya. Hindari meletakkan tanaman hias di bagian utara rumah karena diyakini membawa energi negatif. Jadi, pilih lokasi untuk meletakkan tanaman yang tepat.

2. Tanaman Kaktus

 

Apakah Tanaman Kaktus membawa sial? Kaktus atau tanaman dengan duri tajam diyakini merupakan tanaman pembawa sial di rumah. Kecuali untuk mawar, tanaman berduri seperti kaktus dianggap tanaman sial karena mereka dapat memicu perkelahian. Karena memiliki bentuk yang indah dan perawatan yang minimal, mitos tentang tanaman sial sering diabaikan.

Jika Anda termasuk dalam pecinta tanaman kaktus, Anda tidak perlu membuang kaktus Anda. Cukup pindahkan kaktus dari ruang keluarga dan gunakan itu sebagai hiasan di samping rumah seperti jendela.

3. Tanaman Philodendron

 

Apakah Tanaman Philodendron membawa sial? Tanaman Philodendron adalah salah satu tanaman hias rumah paling populer. Terlepas dari ilmu feng shui, tahukah Anda bahwa tanaman ini termasuk tanaman yang memiliki potensi berbahaya jika diletakkan di dalam rumah?

Tanaman philodendron mengandung kalsium oksalat atau rafit yang merupakan unsur beracun. Meskipun kadarnya tidak tinggi dan tidak langsung berbahaya, ada beberapa orang atau hewan peliharaan yang cukup sensitif terhadapnya.

Jika ada kontak antara getah dengan kulit, akan ada potensi iritasi, pembengkakan, dan juga sensasi terbakar di kulit.

Jika ada anggota keluarga atau hewan peliharaan yang cenderung alergi, maka wajar jika kita mengategorikannya sebagai tanaman sial. Tetapi jika tidak ada masalah kesehatan, tanaman philodendron dapat ditempatkan di rumah Anda.

4. Tanaman Lidah Mertua

 

Tanaman Lidah Mertua tidak sepenuhnya tanaman sial, terkadang Anda hanya perlu menyesuaikan posisinya. Tanaman lidah mertua atau tanaman ular justru bisa membawa pulang feng shui yang baik. Selain itu, tanaman ini juga memiliki perlindungan dan penyaringan energi yang baik.

Hanya saja, tanaman ini bisa menjadi tanaman pembawa sial jika diletakkan di tempat-tempat ramai. Jadi yang terbaik, tanaman lidah mertua ditempatkan di kamar mandi karena cocok untuk kondisi lembab sambil bisa menyaring polusi udara.

5. Tanaman Bonsai

 

Apakah tanaman bonsai membawa sial? Dalam ilmu feng shui, bonsai termasuk dalam kategori tanaman “abu-abu”, yang berarti ia bisa menjadi elemen yang baik, tetapi juga bisa menjadi tanaman kutukan.

Tanaman bonsai dianggap sebagai tanaman sial karena merupakan simbol tanaman yang mandek karena harus dikurung dan dipangkas terus menerus.

Di sisi lain, bonsai tidak bisa menjadi tanaman sial jika pemiliknya mengagumi, menyukai, dan sebaliknya terinspirasi oleh keindahan bonsai ini. Sebenarnya, masalah pembawa sial atau tidak tergantung pada pemikiran pemiliknya.

6. Tanaman Mati Dianggap Tanaman Pembawa Sial

 

Apa pun jenis tanaman, bunga dalam vas bunga, atau pohon, jika sudah mati dan kering, akan dianggap tanaman kutukan. Tanaman mati atau tanaman layu tidak baik untuk kesehatan dan juga tidak menarik secara visual. Jadi, terus rawat tanaman hias di rumah Anda agar tidak mati dan menjadi tanaman sial, ya! (BBR)


Penulis : BBR         
Editor   : Kasmir
Sumber : Babelreview