Ngemil Cantik di What's Up Belitung

Admin
Ngemil Cantik di What's Up Belitung
Foto:Ichsan Husein

TANJUNGPANDAN, BABELREVIEW -- Anda mungkin sering penasaran satu hal ini: kenapa mie instan yang dibuatkan oleh orang lain lebih menarik ketimbang yang kita buat sendiri? Barangkali bisa saja hanya karena sugesti, tetapi yang pasti, walaupun makanan yang satu ini bisa dibuat sendiri di rumah, tetap saja menu mie instan laris dan tetap dibeli di kedai-kedai makan.

Siapa sih yang nggak suka makan mie? Rasa-rasanya pernyataan itu suduh cukup menjadi alasan hadirnya sebuah kedai nongkrong dengan nama nyentrik: “What's Up”. Kafe kekinian dengan mengandalkan mie instan dan panganan ringan lainnya di daftar menu itu mengincar anak muda sebagai segmentasinya.

Kehadiran “What's Up” pun semakin mewarnai kemeriahan pariwisata Belitung yang terus tumbuh. “What's Up” tau betul bahwa anak-anak muda perlu diberikan banyak pilihan ketika mereka mencari tempat untuk bersosialisasi dengan sebayanya. Tidak perlu makan macam-macam, yang penting tempatnya dapat membangun suasana yang nyaman dan dekat.

Makanannya yang ringan di dompet saja dan syukur tampilannya 'lucu' (untuk konsumsi sosial media), itu sudah cukup. Makanya kemudian ada istilah 'ngemil cantik'. Betul saja, saat membuka daftar menu maka varian olahan mie instan-lah yang ada di deretan terdepan. Burger steak noodle, blackpepper beef noodle, chicken mushroom, hingga carbonara noodle jadi pilihan Anda yang menyukai mie dengan paduan western food, namun jika lidah Anda lebih ramah dengan citarasa kuliner nusantara, sejumlah pilihan lain menanti di antaranya Rica-Rica Noodle serta Oseng Mercon Noodle.

Adapula varian mie yang Anda dapat me-request sendiri tingkat kepedasannya. Semua makanan disajikan dengan plating yang cantik sehingga menarik untuk dijadikan objek eksisnya Anda pada postingan social media. Menu 'mainstream' kafe lainnya tentu tak ketinggalan hadir di “What's Up”. Sebut saja ayam geprek, pisang, hingga roti bakar.

Mereka juga punya special signature pada menu cokelat dan es krim dengan 'uwel-uwel' sebagai ciri khasnya. Untuk minuman, berbagai jenis frappe segar hingga minuman soda cocok jadi pilihan. Soal harga tidak perlu khawatir karena memasang anak-anak muda sebagai segmentasi pasarnya, harga ke semua menunya sangat terjangkau.

Varian mie instan dengan beragam modifikasi rasa itu dijual dengan harga mulai 18 ribuan rupiah. “What's Up” adalah sebuah kedai franchise yang juga membuka cabangnya di sejumlah kota di Indonesia. Untuk cabang (chapter) Belitung sendiri baru dibuka sejak Bulan Mei lalu, bertepatan dengan bulan puasa.

Café Yang COZY di Pusat Kota

LOKASI “What's Up” Belitung sangat strategis karena berada di pusat kota dan kawasan perniagaan di seputaran Bundaran Batu Satam, Tanjungpandan. Ia hampir bersebelahan dengan rumah Kapiten Phang Tjong Toen, salah satu bangunan tua bersejarah di Belitung.

“What's Up” menempati ujung Jalan Depati Endek, bangunan luarnya dengan design 'anak muda banget' cukup mencolok terlihat. Konsep kafe yang cozy memang jadi jualan kedaikedai nongkrong kekinian, apalagi jika targetnya menyasar kalangan muda. Design eksterior dan interiornya diperhatikan betul, sehingga tempat seperti “What's Up” menjadi tempat yang tepat untuk ngemilngemil cantik ala milenial. (BBR)


Penulis  : Ichsan Husein                                                 
Editor    : Sanjay
Sumber  :Babel Review