Nongkrong Unik Di Kedai Petualang

Admin
Nongkrong Unik Di Kedai Petualang
Foto:(IST)

Pangkalpinang ,BABELREVIEW – Berawal dari hobi jalan-jalan dan naik gunung,Fitra Merambah dunia usaha dengan membuka tempat makan dengan kkonsep yang unik. Di tengah alam terbuka ,beberapa tenda kecil terhampar layaknya sebuah bumi perkemahan,Tenda- tenda ini menjadi tempat nongkrong para kawula muda yang mampir untuk mencicipi menu-menu Kedai Petualang sambil ngobrol atau bermain gaple.

“Masyarakat Bangka terutama anak muda Pangkalpinang sangat suka berkumpul dan ngobrol bersama teman-teman di cafe/tempat kuliner. Selain itu saya ingin menularkan virus hobi jalan-jalan kepada mereka,” kata Fitra disinggung tentang motivasinya membuka café unik ini.

Kedai Petualang mulai buka pukul15.30 wib hingga pukul 23.00 wib, kecuali malam kamis dan malam minggu buka sampai pukul 00.00 wib “Terkadang para pengunjung bisa pulang hingga jam 3 pagi karena terlalu asyik bermain gaple bersama temanteman,” ujar Fitra. Berlokasi di Jl Moh Toyib Pintu Air Pangkalpinang, Kedai Petualang menyajikan menu unggulan berupa kopi dan nasi bakar.

“Kami menyediakan wifi untuk para pengunjung agar tetap dapat terkoneksi dengan internet. Ada juga peralatan gaple, khusus untuk pengunjung yang ingin bersantai sambil bermain gaple ramairamai,” kata Fitra. Usaha yang mulai dirintis sejak Desember 2017 ini mulai mendapatkan respon positif dari anak-anak muda Kota Pangkalpinang khususnya. Tak dipungkiri, konsepnya yang unik membuat Kedai Petualang mampu menarik minat pengunjung untuk datang.

Terlebih letak kedai ini tepat berada di tepi Sungai Rangkui yang membelah ibu kota Provinsi Bangka Belitung. Pengunjung dapat bersantap sembari menikmati kesejukan suasana sekitar sungai legendaris di Pangkalpinang ini sambil berteduh di bawah pepohonan kelapa yang berderet di tepi sungai. “Kedai Petualang menawarkan suasana camping sehingga ketika pengunjung datang dan makan akan terasa seperti sedang camping.

Kedai kami berada pas di sebelah Sungai Rangkui dan diapit oleh dua aliran sungai, Kedai Petualang seperti pulau kecil. Dan juga terdapat pohonpohon kelapa. Pengunjung yang datang akan terasa tenang, nyaman dan damai,” ungkap Fitra. Untuk memanjakan pengunjung yang ingin bersantai,kedai petualang menyediakan hammock atau di atas lazy bag sambal menikmati semilir angin sungguh menjadi pengalaman yang mengesankan.

Bahkan demi lebih menghadirkan suasana camping, Fitra sengaja memanfaatkan nesting, tempat makan yang biasa dibawa oleh para pendaki gunung, sebagai alat menghidangkan menu. Fitra berharap usaha yang dirintisnya ini dapat diterima masyarakat dan terus berkembang.keinginanya untuk memberikan alternative tempat bersantai yang positf bagi kawula muda,terutama yang ingin menikmati sensasi bersantap di tengah alam terbuka,menjadi dasar terkuat dirinya mendirikan kedai petualang.”semoga kedai petualang bertumbuh dan terus berkembang sehingga bias buka cabang di luar pulau Bangka.”doa Fitra (BBR)