Obyek Wisata Unik Ngejungak Ganti Buaya

Admin
Obyek Wisata Unik Ngejungak Ganti Buaya
Foto:Vera Vlesia

BELTIM, BABEL REVIEW -- Setiap daerah memiliki potensi wisata yang berbeda-beda, berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat berupaya membangun potensi tersebut agar dapat menjadi destinasi wisata yang menarik dan mengundang banyak wisatawan yang berkunjung.

 Di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) salah-satu destinasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan adalah OWUN (Objek Wisata Unik Ngenjungak) yang berada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Beltim.

Obyek wisata OWUN yang beralamat di Kompleks Perkantoran Pemkab Beltim itu menjadi  salah-satu daya tarik wisata di Beltim.  Berbagai seni budaya dan hewan endemik Pulau Belitong menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke sana.

Salah-satu hewan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke OWUN adalah buaya. Buaya yang bernama bon-bon itu dipelihara sejak kecil dengan ukuran 40 centimeter pada tahun 2014, namun hingga Bulan November 2018, panjang buaya itu mencapai dua meter dengan bobot sekitar 250 kilogram sehingga pihak Disbudpar Beltim mengirimnya ke agrowisata Wangi Hijau di Kecamatan Dendang, Beltim.

Kini, sebagai gantinya, seekor buaya mungil sudah hadir dan berada di kandang bon-bon dan bisa dilihat hingga kini. Buaya ini juga menjadi daya tarik para pengunjung, selain melihat penyu besar dan hewan langka Tarsius yang menghuni Disbudpar. Tiap pengunjung yang datang selalu didampingi guide yang disediakan pihak Disbudpar, sehingga pengunjung bisa mengetahui hal-hal yang unik di kantor itu.

Di dalam kantor ini, para pengunjung tidak hanya melihat mini zoo, melainkan bisa melihat berbagai senibudaya makan bedulang dan berbagai produk khas Pulau Belitong, antara lain kopi, lada, timah dan hasil ekonomi kreatif yang dibuat masyarakat Belitong. Sedangkan di halaman Disbudpar, pengunjung bisa masuk ke gedung Tourist Information Center yang menjual berbagai souvenir atau cinderamata khas Beltim.(BBR)

 

KEPALA Disbudpar Kabupaten Beltim, Evi Nardi mengatakan Kantor Disbudpar Beltim akan terus menjadi salah-satu obyek wisata menarik di Beltim. Hal ini merupakan upaya untuk pengembangan dan pertumbuhan pariwisata Beltim ke depan.

Dalam upaya melakukan pengembangan sektor pariwisata di Beltim pihaknya terus melakukan penguatan sumber daya manusia di setiap obyek wisata dan di seluruh desa di Beltim yang memiliki potensi wisata. “Kita terus berupaya agar sektor pariwisata Beltim terus berkembang.Salah-satunya melakukan penguatan SDM dengan memberikan motivasi, sehingga mereka berperan aktif dalam mengembangkan potensi wisata di setiap desa,” kata Evi Nardi.

Di OWUN ini para pengunjung tidak hanya datang dari dalam dan luar negeri, banyak juga para mahasiswa dari luar Belitong, bahkan anak-anak sekolah yang berada di Pulau Belitung berkunjung ke OWUN untuk melakukan study tour sebagai bentuk wisata edukasi.  Bagi pengunjung yang lapar atau haus, di belakang Disbudpar Beltim tersedia berbagai menu makanan dan minuman di warung makan sehingga tak perlu khawatir jika terasa lapar dan haus. Obyek wisata di kantor ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Para pengunjung yang ingin ke Disbudpar Beltim, bisa menempuhnya sekitar 1,5 jam perjalanan atau 83,5 km dari Bandara Hanandjoedin Tanjungpandan, Belitung. (BBR)