Pantai Pasir Padi Wisata Alam yang Terabaikan

Admin
Pantai Pasir Padi Wisata Alam yang Terabaikan
pantai pasir padi foto : (ferly)

PANGKALPINANG,BBR -- Bagi yang belum pernah berkunjung ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyetarakan pantai-pantai di pulau ini dengan pantai di Pulau Dewata Bali barangkali dinilai agak berlebihan. Namun, saat menginjakkan kaki di pulau penghasil timah dan lada ini, rasa kagum atas keindahan pantai-pantai di daerah berjuluk Bumi Serumpun Sebalai akan terkenang.

Sebut saja misalnya pantai Pasir Padi.  Pantai Pasir Padi adalah pantai terdekat yang ada di Kota Pangkalpinang. Terletak di Kecamatan Bukit Intan, Kelurahan Air Itam, dan menjadi tujuan wisata utama karena lokasinya berada di dalam kota.

Pengunjung dari luar daerah atau mancanegara, baik yang tiba melalui Bandar Udara Depati Amir maupun Pelabuhan Pangkal Balam, bisa langsung ke pantai itu. Karena letaknya yang dekat dengan pusat kota, pantai ini menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi oleh warga Pangkalpinang dan sekitarnya.

Selain untuk menikmati suasana pantai, pengunjung juga banyak yang datang karena ingin mencicipi kuliner laut, atau sekedar melihat matahari terbit dan tenggelam. Keindahan Pantai Pasir Padi akhirnya seperti terabaikan karena pengelolaannya yang kurang bagus. Padahal, pantai ini menyimpan keindahan yang menawan.

Keindahan alam yang ditopang kelebihan berupa pasir padat di pantai ternyata belum mampu memancing lebih banyak wisatawan dari luar daerah atau mancanegara. Wisatawan yang datang umumnya hanya warga Pangkalpinang maupun dari daerah sekitarnya.

Di pantai ini selain berenang, para wisatawan juga bisa berlayar menuju dua pulau kecil yang terletak sekitar dua mil dari bibir pantai dengan menggunakan perahu-perahu layar milik nelayan. Dua pulau tersebut yakni, Pulau Panjang dan Pulau Semujur. Di Pulau Panjang kita bisa melihat kes ibukan para keluarga nelayan serta membeli dan menikmati hasil tangkapan mereka, seperti ikan, kepiting, serta hasil laut lainnya.

Sedangkan di Pulau Semujur, merupakan sebuah pulau kecil yang tidak berpenghuni. Jika hari libur, Pantai Pasir Padi dipenuhi oleh para pengunjung yang ingin berenang atau sekedar merasakan hangatnya sinar matahari dengan berjemur. Selain itu, pengunjung rutin yang menikmati keindahan pantai itu adalah puluhan anak muda yang bertempat tinggal di desa-desa sekitar pantai.

Mereka datang bukan untuk mandi di pantai atau sekedar berjemur, namun bermain sepakbola. Masyarakat Pangkalpinang selain datang ke Pasir Padi untuk “Keindahan Pantai Pasir Padi akhirnya seperti terabaikan karena pengelolaannya yang   kurang bagus.”   menikmati alam pantai, juga banyak yang datang karena ingin mencicipi kuliner laut.

Di daerah ini, banyak terdapat tempat makan atau restoran yang menyajikan hidangan laut lezat di pinggir pantai. Selain itu, ada juga penginapan murah hingga hotel berbintang dua dan sejumlah tempat hiburan karaoke dan diskotik.