Pantau ke Lokasi, Kejari Sungailiat Yakin Pengerjaan GOR Selesai Tepat Waktu

kasmirudin
Pantau ke Lokasi, Kejari Sungailiat Yakin Pengerjaan GOR Selesai Tepat Waktu
Kepala Kejaksaan Negeri Sungailiat Rilke Jefri Huawe S.H.,M.H melakukan pemantauan pengerjaan fisik pembangunan gedung olahraga (GOR) yang ada di tambang 23 Jalan Pramuka Kecamatan Sungailiat, Kamis (7/11/2019). (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Dalam rangka melakukan monitoring dan pengawasan terkait dengan kegiatan pengerjaan proyek yang ada di Pemerintah Kabupaten Bangka yang dikawal oleh TP4D Kejari Bangka, Kepala Kejaksaan Negeri Sungailiat Rilke Jefri Huawe S.H.,M.H melakukan pemantauan pengerjaan fisik pembangunan gedung olahraga (GOR) yang ada di tambang 23 Jalan Pramuka Kecamatan Sungailiat, Kamis (7/11/2019).

Saat melakukan tinjauan ke lokasi, Kejari Sungailiat didampingi oleh kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka dan unsur terkait.

Rilke mengatakan, jika hasil ini merupakan bagian dari pengawasan dan pengawalan pihak kejaksaan mengenai tindakan yang nyata, terkait dengan kemajuan dari pengerjaan pembangunan proyek yang berada di Kabupaten Bangka.

Perlu diketahui bahwa hasil pemantauan yang dilakukan oleh Kejari Sungailiat, ternyata kemajuan fisik pembangunan GOR melampaui yang ditargetkan dari masing-masing kontrak pengerjaan seperti, Puskesmas yang ditargetkan bulan Desember 2019 ternyata hari ini sudah mencapai 98 persen dan jalan raya yang kontraknya berakhir di bulan Desember ternyata hari ini sudah selesai pengerjaannya.

"Meskipun terdapat kendala, tetapi itu masalah penyerapan anggaran itu hanya soal administratif saja. Soal pengerjaan fisik yang berdampak langsung pada pemanfaatan oleh masyarakat sudah bisa dilakukan sampai target 100 persen," terangnya.

Untuk pembangunan fisik GOR sendiri pengerjaannya sudah mencapai 85 persen, sesuai pengamatan dilakukanya sebagai kepala kejaksaan yang sering melihat pengerjaan proyek pengerjaan GOR tidak sampai tanggal 30 November bisa dipastikan sudah selesai.

"Saya sudah koordinasikan dengan PPK dan Pimpro yang ada disini, pengerjaan yang sifatnya berat hanya tinggal memasang atap. Itu tidak akan memakan waktu yang banyak, karena barangnya sudah siap. Artinya, tinggal menunggu proses step by stepnya saja," tegas Rilke.

Dikatakannya, saat ini sedang melakukan pengecoran lantai.  Walaupun luas, karena pengerjaannya menggunakan teknologi dan alat yang cukup canggih sehingga proses pengecoran lantai diperkirakan hanya membutuhkan waktu 1 hari saja.

"Saya sangat optimis pengerjaan GOR ini selesai tepat waktu, walaupun ada yang katakan perusahaan ini di black list, ternyata dalam pengerjaan dapat mereka selesaikan dengan baik. Artinya, bahwa yang dilakukan oleh kejaksaan untuk mengawal proyek ini sampai dengan selesai sesuai dengan target dan tentunya tanpa mengurangi dari kualitas dalam pembangunan GOR ini dapat selesai dengan optimal," tuturnya.

Kejaksaan berharap kepada rekan-rekan wartawan supaya menyiarkan kepada publik jika pengerjaan-pengerjaan di Kabupaten Bangka ini berjalan dengan baik. Khususnya pengerjaan-pengerjaan yang berhubungan dengan pembangunan fisik.

Dia juga mengharapkan kepada masyarakat, untuk optimis kepada pembangunan dan yang kedua pemanfaatan pembangunan ini harus bisa digunakan dengan baik. Pemantauan sudah dilakukan pihaknya sejak dua bulan yang lalu, sistem pemantauan ini ada dua yaitu pemantauan secara fisik dan pemantauan terkait dengan administrasi.

"Setelah dilakukan pemantauan selama 2 bulan ini, bisa dikatakan berjalan dengan baik. Ada dua hal yang menjadi indikator keberhasilan yaitu indikator keberhasilan pengerjaan proyek atau fisik dan pengerjaan administratif. Kejaksaan sudah mendorong, agar semua pengerjaan fisik dikerjakan sesuai dengan target apapun resikonya, dan saat ini mereka sudah patuh. Sekarang giliran kita bagaimana mendorong intasnsi terkait, agar pencairan anggaran bisa 100 persen dilakukan dengan baik," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review