Pemprov Babel Gandeng PT. Timah Tbk dan Pemerintah Jerman Kelola Lahan Eks Tambang Timah

kasmirudin
Pemprov Babel Gandeng PT. Timah Tbk dan Pemerintah Jerman Kelola Lahan Eks Tambang Timah
Serah terima proyek reklamasi percontohan antara Pemerintah Jerman dengan Indonesia di lokasi Air Kundur Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam, Rabu (20/2/2019). (ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Perbaikan kembali atas lahan eks tambang timah di tanah Bangka Belitung terus dilakukan. Kali ini dilakukan di  lahan eks tambang di Air Kundur, Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka.

Perbaikan tersebut dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan menggandeng PT Timah Tbk yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Jerman dalam hal ini yakni Bundesanstalt für Geowissenschaften und Rohstoffe (BGR), untuk mereklamasi lahan kritis bekas penambangan timah di daerah tersebut.

Kerja sama ini ditandai dengan serah terima proyek reklamasi percontohan antara Pemerintah Jerman dengan Indonesia di lokasi Air Kundur Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam, Rabu (20/2/2019).

Lahan kritis tersebut yang diolah menjadi lahan pertanian yang ditanami berbagai jenis tanaman seperti jagung, tomat, cabai, terong, pisang, mangga, dan lain lain.

Kepala Bappeda Babel Fery Insani mewakili Gubernur Bangka Belitung mengatakan, bahwa kegiatan reklamasi lahan kritis ini merupakan pilot project yang direkomendasikan oleh BGR. Dimana  pengelolaan lahannya melibatkan masyarakat Desa Bukit Layang melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Luas lahan ini yakni 18,5 hektare dengan rekomendasi pengelolaannya oleh BGR. Alhamdulillah sudah berjalan satu tahun ini,  dengan kerja sama yang juga melibatkan PT. Timah kita harapkan dapat membantu terkait pemberdayaan yang mungkin bisa menggunakan dana CSR," ujarnya.

Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Perekonomian, Dawami, mewakili Bupati Bangka bersyukur melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman ini ada lahan yang bisa dikelola oleh masyarakat dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Terima kasih kepada pihak Kedutaan Besar Jerman, BGR, Pemprov Babel dan PT Timah Tbk yang mewujudkan pengelolaan lahan kritis bekas penambangan timah menjadi lahan yang bermanfaat untuk masyarakat dan ini dapat menjadi contoh. Semoga lahan lainnya yang kritis dapat dikelola dengan baik secara bertahap," harap Dawami.

Sementara itu Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiharto, menyambut baik kerja sama yang dilakukan ini dengan harapan dapat didukung semua pihak, agar terwujud Good Minning Practice.

"Kerja sama ini tentu baik sekali, memperlihatkan bahwa sinergitas bisa dilakukan dengan luas. Kami mengapresiasi langkah BGR sebagai lembaga riset dari Jerman yang aware terhadap asal usul timah dan program pasca tambangnya. Hal seperti ini harus kita dukung bersama sebagai spirit dalam pelaksanaan good minning practic,” ungkap Amin. (BBR)


 

Penulis  : Ibnu                                          
Editor    : Kasmir 
Sumber  :Babel Review