Peran UMKM Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Bangka Belitung

kasmirudin
Peran UMKM Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Bangka Belitung
Nadia Aprilian (Mahasiswi Jurusan Akuntansi UBB).

PERAN Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam daerah maupun luar daerah, sudah menjadi hal yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dalam mencapai tujuan ekonomi untuk menjadikan ekonomi lebih baik.

UMKM dalam daerah seperti di Pangkalpinang sudah terlihat perkembangannya, karena banyaknya masyarakat yang mau memulai usaha  untuk memajukan perekonomian khususnya perekonomian keluarga. Selain itu juga untuk membantu para masyarakat lainnya yang tidak mempunyai pekerjaan (pengangguran), ataupun masyarakat yang memiliki pekerjaan tidak tetap.

Dalam hal ini, UMKM juga berupaya untuk mengembangkan usahanya dengan bantuan-bantuan dari pemerintah daerah untuk memajukan perekonomian. Adanya UMKM ini, masyarakat setempat bisa mendapatkan pekerjaan dan juga membantu dalam proses produksi, pemasaran, dan sebagainya. Peran UMKM menjadi sangat strategis, karena potensinya yang besar dalam menggerakkan potensi ekonomi masyarakat, dan sekaligus menjadi tumpuan pendapatan sebagaian besar masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam mengelola sumber daya untuk kebutuhan, UMKM juga membutuhkan bahan baku untuk pembuatan produknya. Dalam hal itu juga dapat memudahkan para penjual (seller) dalam melakukan transaksi jual belinya. Karena adanya pembeli (buyer) atau pelanggan untuk membeli kebutuhan produksi UMKM.

UMKM akan menimbulkan dampak positif terhadap peningkatan jumlah tenaga kerja, pengurangan jumlah kemiskinan, pemerataan dalam distribusi pendapatan, dan pembangunan ekonomi.

Hasil dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung sampai dengan  triwulan III-2019 (c-to-c) tumbuh 3,12% terhadap kumulatif triwulan III-2018 (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir seluruh lapangan usaha kecuali lapangan usaha industri pengolahan yang mengalami kontraksi sebesar 0,15. Sementara dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan terbesar berasal dari komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga.

Dari hasil tersebut, lapangan usaha sangat membantu dalam pertumbuhan ekonomi. UMKM perlu mendapat perhatian, karena tidak hanya memberikan penghasilan bagi sebagian besar orang yang membutuhkan pekerjaan. Namun juga merupakan ujung tombak dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Kehadiran UMKM ini juga sangat berperan penting dalam menarik perhatian bagi para wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata yang ada di Provinsi Bangka Belitung, serta menikmati hasil UMKM yang ada di daerah yang dikunjungi wisatawan tersebut. (BBR)


Penulis : Nadia Aprilian (Mahasiswi Jurusan Akuntansi UBB)

Editor   : Kasmir

Sumber : Babel Review