Petani Trubus Ikuti Bimtek GHP Cabai Merah

kasmirudin
Petani Trubus Ikuti Bimtek GHP Cabai Merah
Petani cabai di Desa Trubus, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, mengikuti bimbingan teknis/sekolah lapang penerapan Good Handling Practices (GHP) cabai merah, Kamis (15/8/2019). (Foto: Atik)

LUBUKBESAR, BABELREVIEW.CO.ID -- Puluhan petani cabai di Desa Trubus, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, mengikuti bimbingan teknis/sekolah lapang penerapan Good Handling Practices (GHP) cabai merah.

Dalam bimtek sekolah lapang ini para petani mendapatkan penjelasan mengenai penanganan pasca panen cabai merah, seperti pengemasan, pemilahan cabai berdasarkan grade kualitas buah dan sebagainya. Pelatihan ini diadakan oleh Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung.

Pada pertemuan keempat, Kamis (15/8/2019) para petani melakukan presentasi per kelompok mengenai materi-materi yang sudah mereka terima pada tiga pertemuan sebelumnya.

Menurut Gunawan, salah seorang petani wakil kelompok IV yang melakukan presentasi, selama penanganan pasca panen petani wajib menggunakan sarung tangan untuk alasan higienitas. Begitupun pengangkutan, dibutuhkan ke hati-hatian.

"Karena potensi kerusakan pada saat pengangkutan cukup besar hingga sampai 30 persen," kata Gunawan.

Sementara itu, pemateri Riwan Kusmiadi, mengingatkan agar selama penanganan pasca panen cabai harus dihindari bersentuhan dengan tanah.

"Setelah dicuci, baiknya cabai diblower untuk mengeringkannya. Harus diusahakan agar semua produk cabai yang keluar dari Desa Trubus harus fresh," ujar Riwan.

Pertemuan keempat ini sekaligus menutup rangkaian pelatihan sekolah lapang yang sudah dilakukan sebelumnya. (BBR)


Penulis  : Atik
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review