Pokdarwis dan BUMDes NJA Ubah Wisata Danau Kaolin Semakin Menarik

kasmirudin
Pokdarwis dan BUMDes NJA Ubah Wisata Danau Kaolin Semakin Menarik
Danau kaolin yang dikelola Pokdarwis Gemini yang bersinergi dengan BUMDes Nibung Jaya Abadi, kini lebih menarik dengan berbagai wahana. (Foto: Faisal)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Upaya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, dalam memberdayakan kelompok masyarakat dalam mengelola sektor pariwisata berdampak signifikan.

Di tangan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Gemini dengan bersinergi dengan BUMDes Nibung Jaya Abadi (NJA), destinasi wisata danau kaolin kini lebih banyak wahana, menarik, tertata, rapi dan bersih.

Pantauan Babel Review di lokasi, beberapa wahana dan fasilitas disediakan oleh para pengelola seperti wahana bermain (sepeda air), spot selfie, akses jalan dan tangga yang diperbaiki serta penataan tempat parkir dan tempat jualan yang terlihat lebih rapi.

Direktur BUMDes NJA sekaligus anggota Pokdarwis Gemini, Evo Isnanda mengatakan, pengembangan danau kaolin adalah upaya pihaknya dalam memajukan destinasi wisata unggulan Bangka Tengah, agar menjadi tujuan utama wisata masyarakat.

"Berbagai upaya kami ciptakan agar danau kaolin menjadi destinasi andalan wisatawan, seperti menambah beberapa fasilitas, wahana hiburan serta menata dan menjaga kerapian dan kebersihan tempat wisata. Hal tersebut adalah bukti atas komitmen kami dalam memajukan sektor pariwsata di Bangka Tengah," jelasnya, Rabu (14/8/2019).

Dirinya menuturkan, kedepan akan menambah beberapa wahana hiburan, agar danau kaolin lebih menarik dan diminati oleh wisatawan seperti penambahan spot selfie, area bermain flying fox serta galeri tempat penjualan souvenir kaolin seperti baju, cendera mata dan oleh-oleh khas Bangka Tengah.

"Semakin banyak wahana dalam setiap destinasi akan semakin banyak menyerap tenaga kerja, semoga apa yang kami lakukan dalam pengembangan sektor pariwisata bisa memberikan dampak ekonomi di masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bangka Tengah, Zulfan menjelaskan pengelolaan destinasi wisata oleh Pokdarwis adalah upaya pihaknya mengembangkan wisata berbasis masyarakat.

"Dalam pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat, kami membentuk Pokdarwis atau HKM (Hutan Kelompok Masyarakat) untuk mengelola destinasi wisata primer di Bangka Tengah, salah satu tugasnya meningkatkan sarana dan prasarana," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini sudah ada 16 Pokdarwis dan HKM yang diberdayakan untuk mengelola destinasi wisata di Bangka Tengah.

"Ada 2 skema yang menjadi tugas pokok Pokdarwis dan HKM, yakni atas inisiasi sendiri seperti menerapkan sapta pesona, mensosialisasikan sadar wisata ke masyarakat dan yang kedua mengelola destinasi wisata di desanya masing-masing, agar lebih menarik," pungkas Zulfan. (BBR)


 

Penulis  : Faisal 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review