Ribuan Ulat Bulu Serang Warga Pangkalarang

kasmirudin
Ribuan Ulat Bulu Serang Warga Pangkalarang
Postingan akun facebook yang menceritakan serangan ribuan ulat bulu di Pangkalarang Kelurahan Ketapang, Pangkalpinang, Selasa (11/6/2019). (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Masyarakat Kota Pangkalpinang dibuat resah, akibat serangan ribuan ulat bulut di pemukiman warga Dusun Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam. Sehingga menyebabkan banyak warga yang mengeluh gatal-gatal, akibat serangan ulat bulu tersebut.

Pantauan Babel Review sejumlah warga yang bermukim di daerah tersebut khususnya di daerah aliran sungai terlihat pasrah dengan kondisi yang menimpa mereka. Kulit gatal berbintik merah menyerupai cacar dirasakan sejumlah warga di daerah tersebut.

Belum diketahui secara pasti datangnya ribuan ulat bulu tersebut, hingga kini masih misteri. Karena  ini merupakan yang pertama kali terjadi di Pangkalarang.

"Ini pertama kalinya terjadi di kampung kami. Semenjak serangan ulat bulu, badan gatal-gatal. Tetapi  Alhamdulillah saya tidak terlalu parah, tapi hampir semua warga mengeluh gatal-gatal," kata Rada, salah satu warga Pangkalarang, Selasa (11/6/2019).

Meski demikian, Rada menceritakan salah satu sepupunya menderita gatal-gatal yang cukup parah dengan bintik merah di sekujur tubuh.

“Sepupu saya cukup parah, karena banyak bintik merah di tubuhnya dan mengeluhkan gatal yang didiagnosa dokter adalah cacar. Hanya saja banyak yang menderita penyakit serupa dan baru muncul setelah adanya wabah ulat bulu ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Dinas Kesehatan kota Pangkalpinang, Suryanto mengatakan telah menerima laporan terkait fenomena langka serangan ulat bulu tersebut dan pihaknya langsung bergegas mengecek ke lokasi.

"Setelah mendengar kabar tersebut, kita langsung bergegas dan mengecek apa yang terjadi. Untuk  saat ini kita sudah mendirikan posko kesehatan disana, untuk membantu mengobati masyarakat yang terkena wabah gatal-gatal," tuturnya.

Rencananya besok Dinas Kesehatan akan melakukan tindakan penyemprotan terhadap ulat bulu tersebut. (BBR)


Penulis  : Diko  
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review