Satgas Pangan Buat Kesepakatan dengan Pelaku Usaha

Admin
Satgas Pangan Buat Kesepakatan dengan Pelaku Usaha
Foto : Irwan

PANGKALPINANG,BABEL REVIEW – Wakil Kepala  Kepolisian Daerah Bangka Belitung,Kombes Pol Tantan Sulistyana mengatakan, pihak kepolisian melalui Satgas Pangan yang diketuai oleh Kepala Direktur Kriminal Khusus Polda Babel telah menggelar rapat kesepakatan bersama tantang stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok jelang  Ramadan dan Idul Fitri 1439H.   

Hal itu sebagai langkah agar ketersediaan pangan di Bangka Belitung terjamin dengan harga yang tidak melampaui yang ditentukan.Kesepakatan dengan sejumlah perwakilan pelaku usaha bidang pangan dan migas tersebut, dihadiri juga oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), anggota Tim Jejaring Keamanan Pangan Babel, Perwakilan Bank Indonesia Babel dan pihak terkait lainnya.

Dalam kesepakatan tersebut pelaku usaha menyatakan siap mendukung dan menjamin keamanan, kelancaran distribusi bahan pangan dan migas, menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan dan migas di tingkat pengecer maupun di tingkat konsumen masyarakat.

Pelaku usaha pangan dan migas juga siap berkoordinasi dan melaporkan kepada Satgas Pangan, apabila ada permasalahan terganggunya proses kelancaran, ketersediaan dan distribusi bahan pangan dan migas kepada konsumen. Bahkan, apabila terjadi hambatan dan gangguan terhadap proses ketersediaan, kelancaran distribusi dan stabilisasi harga yang disebabkan pihak pelaku usaha, maka Satgas Pangan tidak sungkan untuk menindak tegas.

“Apabila diperlukan nanti kami akan menggelar operasi pasar termasuk kalau ada pelanggaran, kami akan melakukan penindakan hukum Lintas. Kami juga akan lihat tingkat pelanggarannya, apabila pelanggaran seperti masalah administrasi atau keterlambatan bisa kami ingatkan, penegakan hukum adalah jalan terakhir,” ungkap Tantan Sulistyana.

Dalam melakukan pengawasan dikatakan Tantan, Satgas Pangan setiap hari memantau perkembangan ketersediaan dan stabilitas bahan pokok di sejumlah pasar, baik pasar tradisional maupun pasar modern. Selain itu, juga dilakukan pengawasan pasokan mulai dari tingkat distributor, agen, pedagang pengecer hingga harga yang diterima oleh konsumen. “Kita juga melakukan peningkatan pengawasan distribusi mulai dari masing-masing daerah, karena pangan pokok ada yang dari Jakarta, Palembang dan sejumlah daerah lainnya itu kita monitor.

Sampai di pelabuhan teknisnya di KSOP agar lancar bongkar muat, di dalam juga akan terus dipantau seperti apa distribusinya.” katanya. Mengingat begitu besar kebutuhan bahan pangan pokok saat Ramadan dan lebaran, Satgas Pangan juga akan melakukan pembinaan terhadap distributor.

Agar tidak memanfaatkan situasi menimbun atau menyimpan melebihi jumlah maksimum yang bisa berakibat harga bahan pangan melonjak. “Sampai saat ini berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan Tim Terpadu Satgas Pangan Provinsi Babel masalah sembako masih aman.

Untuk itu para distributor, agen, pengecer agar mengacu pada harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga kondisi ini bisa tetap kita pertahankan dengan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya. (BBR)


Penulis :Irwan
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview