Sedang Viral Video Pedagang Laporkan Wakil DPRD Babel ke Polisi, Korban Ngaku Dipukul

Admin
Sedang Viral Video Pedagang Laporkan Wakil DPRD Babel ke Polisi, Korban Ngaku Dipukul
Foto:Istimewa

SUNGAILIAT, BABELREVIEW -- Lagi viralnya sebuah video di group medsos WA (WhatsApp-red) di Bangka Belitung. Dalam video itu disebutkan Deddy Yulianto, yang merupakan salah satu pimpinan DPRD  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diduga melakukan pemukulan terhadap seorang warga Sungailiat penyewa kios dagangan di Taman Sari Sungailiat Kabupaten Bangka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari para pewarta, Dedi dilaporkan seorang pedagang kios di Taman Sari, Aen Love Ory (42) warga Sinar Baru karena melakukan pemukulan terhadap dirinya.Aen di dampingi istrinya Ria (27) telah mendatangi Mapolres Bangka, Sabtu  (27/7/2019) malam. Sementara itu pihak Polres Bangka masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi korban, dan kasus ini masih dalam penyelidikan.Menurut  Ria istri korban pemukulan, suaminya telah suami dipukul oleh Dedi Deddy Yulianto. Ria mengaku dada suaminya ditinju. Akibat perbuatan tersebut, maka ia mendampingi suami untuk melaporkan perbuatan tindakan pidana ke Mapolres Bangka.


Persoalan ini ditenggarai setelah mereka pedagang kios Taman Sari, merasa keberatan akan kenaikan tarif sepihak. Para pedagang  berkumpul untuk melakukan protes terhadap keputusan pihak pengelola.Saat menyampaikan aksi protes mereka terhadap pengelola ruko. Ternyata tiba – tiba Dedi datang menemui mereka sembari ‘mengamuk’, bahkan salah satu penyewa kios Aen mengaku dipukul. Kejadian tersebut bermula ketika Dedi datang Aen menyalaminya.“Terus Dedi nih narik baju om Aen yang ngontrak kios di Taman Sari tuh. Ditonjok lah om Aen nih kek pak Dedi sama Geri terus yuk Ria kene. Pada saat kejadian juga disaksikan anak perempuan mereka” ujar seorang warga yang berada di lokasi, seperti yang dilansir oleh banyak media online di Bangka Belitung.


Beberapa pedagang dari kios Taman Sari Kecamatan Sungailiat, Bangka kecewa atas tarif harga sewa baru dinaikan pengelola secara sepihak. “Kami nilai harga sewa sangat berat karena naik dengan begitu cepat, dari Rp 700 ribu menjadi Rp 750 ribu. Kemudian secara tiba-tiba naik menjadi Rp 1 juta setiap bulannya,” kata seoarang pedagang.Hingga berita ini dipublish, Deddy Yulianto belum memberikan keterangan kepada media terkait video yang beredar, yang menyebutkan bahwa dirinya memukul salah satu pedagang. (faisal/BBR)


Penulis  : Faisal
Editor    : Ahada
Sumber : Babel Review