Sekolah Alam Langit Biru Gelar Semarak Kemerdekaan

Admin
Sekolah Alam Langit Biru Gelar Semarak Kemerdekaan
Foto:Ibnu

 

MENDOBARAT BABELREVIEW-- Rintisan Sekolah Alam Langit Biru binaan Bangka Flora Society (BFS) menyelenggarakan kegiatan 'Semarak Kemerdekaan Bersama Sahabat Alam'.

Kegiatan ini berupa aneka perlombaan tradisional serta sosialisasi pengurangan penggunaan sampah plastik yang diselenggarakan pada hari Minggu (8/9) bertempat di Kebun Pendidikan (Education Garden) BFS, Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat Bangka.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua BFS Dian Rossana Anggraini, Kades Petaling Ahmad Supandi, Ketua Komunitas Salam Upang Hormen, Pembina Rintisan Sekolah Alam Langit Biru Fahmi Andika dan Yuli Tulistianto serta lebih dari 150 sahabat alam yang berasal dari berbagai desa di Mendo Barat.

Dian Rossana selaku Ketua BFS menyampaikan bahwa Bangka Flora Society dalam setiap kegiatannya akan terus menyelipkan nilai edukasi lingkungan. Bangka Flora Society bersama pengelola Sekolah Alam Langit Biru senantiasa memanfaatkan setiap momen untuk menyelipkan nilai-nilai edukasi lingkungan.

"Seperti pada kegiatan ini, kegiatan perlombaan yang dilakukan, semuanya bernuasa alam. Peralatan lomba semuanya dari bahan yang tersedia di sekitar lokasi kegiatan, ada biji karet, buah sawit serta batang bambu. Kami juga mengkampanyekan penggunaan tumbler atau tempat air minum kepada peserta sebagai bentuk upaya pengurangan sampah plastik," ujar Dian.

Sementara itu Kades Petaling Ahmad Supandi dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini. "Kami berterima kasih kepada BFS atas keberadaan kebun pendidikannya di Desa Petaling yang merupakan salah satu pusat penggemblengan kader-kader muda yang nantinya akan menjaga bumi. Kebun ini menambah khazanah tempat pendidikan di desa kami dan tidak menutup kemungkinan pada kesempatan mendatang pihak desa akan mengadakan kegiatan maupun pertemuan di kebun pendidikan ini karena aura edukasinya sangat terasa. BFS dengan sekolah alamnya cermat mengemas pendidikan lingkungan yang digelorakan melalui perayaan HUT Kemerdekaan RI," ujar Kades muda ini.

Kegiatan Semarak Kemerdekaan ini mempertandingkan berbagai lomba tradisional. Menurut Ketua Panitia Mahyudi Darusman yang didampingi Sekretaris Shinta Amanda, peserta lomba dibagi menjadi tiga kategori yakni pelajar SD, pelajar SMP/MTS serta umum.

"Jumlah peserta lomba lebih dari 150 orang yang mengikuti berbagai lomba diantaranya lomba memasukkan bambu, bocah warior, lomba foto di FB, penjara sarung, lempar biji karet, lomba metet, Enggrang batok kelapa, makan kerupuk serta lintas bom. Setiap peserta diwajibkan menyampaikan pantun tentang pelestarian lingkungan sebagai syarat pendaftaran dan 3 pantun terbaik mendapat door prize menarik," ujar Mahyudi.

Shinta menambahkan antusias peserta kegiatan Semarak Kemerdekaan ini luar biasa serta diharapkan bisa menumbuhkan semangat cinta tanah air serta peduli terhadap alam dan lingkungan. "Kegiatan ini bukan sekedar perlombaan yang bertujuan agar anak muda mengetahui jenis-jenis permainan tradisional saja namun kita juga memberikan edukasi kepada adik-adik untuk menjaga alam dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarang, mengurangi pemakaian kantong kresek dan membiasakan membawa botol minuman. Kami berharap kegiatan ini bisa diselenggarakan lagi pada tahun-tahun mendatang karena bisa menumbuhkan semangat cinta tanah air dan peduli lingkungan," ujar Shinta.

Syawal, salah seorang peserta dari SDN 2 Mendo Barat mengaku senang mengikuti berbagai lomba yang diadakan. " Senang mengikuti lomba-lomba ini. Saya mendapat banyak kawan baru dari sekolah lain serta hadiah yang didapatkan juga menarik. Kami juga diajarkan agar tidak membuang sampah sembarang serta membawa botol minuman dari rumah " pungkas Syawal. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    :Atik
Sumber : Babel Review