Selamatkan Sunor Lestari Dari

Admin
Selamatkan Sunor Lestari Dari
Foto: IST

KARANG TARUNA Desa Pangkalniur Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka menggelar kegiatan yang diberi nama Peduli Lingkungan Sunor Lestari Dan Pulau Kianak. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu 29 September 2019, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.

Kegiatan ini dihadiri Pemdes Pangkal Niur, BPD, Nelayan, tokoh masyarakat, karang taruna, dan elemen-elemen masyarakat. Serta ikut berpartisipasi juga  MAPALA (KOPASAS IAIN SAS BABEL, GENPI), PRAMUKA (Dewan Kerja Ranting Riau Silip) dan nelayan dari Desa Pusuk.

Kawasan SUNOR LESTARI merupakan situs peninggalan orang tua terdahulu dan juga punya sejarah yang berkaitan dengan Desa Pangkal Niur. Agar tetap lestasi, Karang Taruna berinisiatif untuk mengadakan kegiatan peduli lingkungan Sunor Lestari dan Pulau Kianak. Kawasan ini merupakan sumber rezki para nelayan untuk mencari nafkah.

Dikarenakan mayoritas masyarakat Desa Pangkal Niur serta nelayan sudah mulai resah dan terganggu dengan adanya aktivitas tambang yang berada di seberang perbatasan wilayah sunor lestari.

Dikarenakan aktivtas tambang telah merugikan nelayan dan rasa sayang masyarakat terhadap wilayah Sunor Lestari, sehingga pihak pemdes dan BPD mengadakan MUSDES (musyawarah pembahasan penambang timah di Pulau Kianak dan Tanjung Sunor.

Musyawarah dihadiri kelompok nelayan, penambang timah desa pangkal niur, tokoh agama, anggota karang taruna aktif dan masyarakat desa pangkal niur yang kurang lebih dihadiri ratusan orang.

Musyawarah akhirnya mendapatkan hasil yang isinya “Warga Desa Pangkal Niur TIDAK MENGIZINKAN kegiatan penambang timah di area tersebut”. Sehingga pada tanggal 29 september 2019 pihak Pemdes dan masyarakat sepakat akan mengadakan kegiatan peduli lingkungan di wilayah Sunor Lestari dan Pulau Kianak. (BBR)


Penulis  : Deby Nasrullah
Editor    : Deby Nasrullah
Sumber : Babel Review