Sidang Kasus Penistaan Agama Ditunda

kasmirudin
Sidang Kasus Penistaan Agama Ditunda
Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Hendra Saputra SH. (Foto: Buditio)

MUNTOK, BABELREVIEW.CO.ID -- Kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Daud Rafles  Lumban Toruan alias Daud, warga Desa Sekar Biru Kecamatan Parit Tiga, telah sidangkan di Pengadilan Negeri Mentok, Selasa (18/6/2019).

Sidang perdana yang seharusnya dilaksanakan untuk membaca tuntutan terpaksa ditunda hingga Selasa (25/6/2019) minggu depan.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Golom Silitonga, SH, MH ini terpaksa ditunda, karena Penasehat Hukum terdakwa tidak hadir dalam persidangan dan terdakwa tidak mau menggunakan pengacara yang disiapkan oleh pemerintah.

Baca juga: Parade Foto Sidang Perdana Penistaan Agama di PN Muntok

Agenda persidangan penistaan agama ini seharusnya adalah pembacaan dakwaan oleh Kasi Pidum, Hendra Saputra, namun saat Majelis Hakim memberikan waktu selama 10 menit Penasehat Hukum terdakwa tidak kunjung hadir.

"Dalam sidang perdana ini agendanya pembacaan surat dakwaan. Tetapi tadi terdakwa berkeinginan Penasehat Hukumnya ditunjuk langsung. Kita beri waktu tadi 10 menit, kuasa hukum tidak juga datang. Sehingga kita tunda pekan depan,” ujar Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Hendra Saputra SH, kepada BBR setelah persidangan. (BBR)


Penulis  : Buditio  
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review