Sop Sapi dan Kambing Pak Kasdut Kini Hadir di Pujasera Bandara Depati Amir Pangkalpinang

kasmirudin
Sop Sapi dan Kambing Pak Kasdut Kini Hadir di Pujasera Bandara Depati Amir Pangkalpinang
Pak Kasdut saat meracik sop sapi dan kambing di kios Pujasera Bandara Depati Amir, tempat ia membuka cabang di Pulau Bangka. (Foto: Andre)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Jika pernah mencicipi kelezatan sop daging sapi dan kambing Pak Kasdut di Blawai, Blok M, Jakarta Selatan pasti akan ketagihan dengan sop legendaris tersebut.

Namun, bagi yang belum pernah mencoba sop sapi dan kambing racikan Pak Kasdut yang merupakan resep turun temurun dari keluarga, tak ada salahnya juga mencicipi kuliner Pak Kasdut yang sukses merantau di ibu kota ini.

Kentalnya kuah sop yang berasal dari rempah rempah pilihan serta lembutnya irisan daging kambing dan sapi, membuat ketagihan jika sudah menikmati sop Pak Kasdut tersebut.

Sekarang, untuk menikmati sop sapi dan kambing Pak Kasdut, pecinta kuliner tak perlu lagi harus jauh jauh ke Jakarta Selatan. Pasalnya, sop sapi dan kambing Pak Kasdut membuka cabang di Pujasera Bandara Depati Amir Pangkalpinang yang baru diresmikan pada Senin (10/6/2019) lalu.

Ada yang spesial dari dibukanya cabang sop sapi dan kambing Pak Kasdut ini. Dibukanya cabang sop tersebut, diminta langsung oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.

“Sebenarnya sudah sejak tahun lalu Pak gubernur menyuruh saya untuk membuka cabang di Bangka, namun saya belum siap. Alhamdulillah tahun ini membuka cabang di Bangka, tepatnya di Pujasera Bandara Depati Amir, " jelas Pak Kasdut selaku pemilik.

Dikatakannya, Pak gubernur sering makan sop sapi dan kambing di tempatnya di Jakarta Selatan. Mungkin beliau menyuruh saya membuka cabang di Bangka, supaya beliau tak perlu harus ke Jakarta untuk bisa makan sop sapi dan kambing.

"Resep sop daging sapi dan kambing berasal dari keluarga seperti lada, garam, daun bawang dan bawang goreng ditambah dengan perasan jeruk nipis dan cabe sesuai selera konsumen, " kata Pak Kasdur, Selasa (11/6/2019).

Diakuinya, tidak ada perbedaan harga baik di Jakarta maupun di Bangka. Seporsi sop daging ditambah nasi cukup merogoh kosek sebesar Rp 40.000 saja, kecuali jika konsumen memilih sendiri irisan dagingnya maka akan dihitung perpotong.

"Saya orang Bangka yang merantau ke Jakarta sejak tahun 1982 lalu, bekerja dengan pengusaha kuliner asal Bangka juga. Alhamdulillah bisa membuka cabang di Bangka pada tahun 2019 ini," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, membuka usaha kuliner di bandara memang ada kendalanya terutama dengan harga tiket pesawat yang mahal.

Pak Kasdut menambahkan, karena terbilang baru membuka usaha di Bangka masyarakat belum mencoba sop daging racikannya. Sehingga ia hanya berharap pada masyarakat yang mau bepergian atau pulang dari luar kota saja.

"Kami berusaha memberikan sajian dan pelayanan terbaik, supaya orang-orang pergi ke bandara bukan hanya untuk naik pesawat melainkan untuk menikmati sop daging sapi dan kambing ini,” tutupnya. (BBR)


 

Penulis  : Andre 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review