Termasuk di Basel, DMI Ingatkan Bacalon Pilkada untuk tidak Berkampanye di Masjid

andre
Termasuk di Basel, DMI Ingatkan Bacalon Pilkada untuk tidak Berkampanye di Masjid
Foto : Ist

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan di sejumlah kabupaten di Provinsi Bangka Belitung (Babel), membuat sejumlah calon kandidat sudah mulai bergerak untuk menarik simpati masyarakat.

Tak terkecuali di kabupaten Bangka Selatan (Basel), beberapa bakal calon mulai menyibukan diri untuk menemui masyarakat ataupun memasang baliho.Sejumlah tempat yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat menjadi lokasi favorit para bakal calon untuk berinteraksi langsung sembari mempromosikan diri ke masyarakat.

 Mulai dari pantai, warung, sarana olahraga hingga Masjid tak luput jadi lokasi tepat bagi para bakal calon untuk menarik simpati masyarakat.

Fenomena ini membuat ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Babel Ustadz Rasyid Ridho menghimbau supaya para bakal calon Pilkada untuk tidak memanfaatkan masjid sebagai tempat menarik simpati masyarakat untuk meraih kekuasaan.

"Hal seperti ini tiap menjelang Pilpres, Pileg, Pilkada memang DMI Sering ditanyakan Masyarakat terkait penggunaan Masjid sebagai tempat berpolitik.Kalau DMI jelas dan tegas melarang, " ungkapnya.

Menurutnya, fenomena ini menjadi salah satu yg direkomendasikan dalam Rakernas DMI pada 2018 lalu yang hasilnya DMI tidak memerbolehkan masjid sebagai tempat atau sarana berpolitik praktis.

"DMI selalu mendukung demokrasi yang aman, jujur, adil, dan demokratis.Sehingga muncul dan terpilihlah pemimpin yang amanah peduli dan sayang dengan rakyatnya, " tegas Ustadz Rasyid Ridho pada Rabu (15/01/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, Di masjid juga tidak ada larangan Agama untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat , misalnya sikap saling menghormati karena adanya perbedaan politik, menyampaikan tentang perlunya etika dalam berpolitik.

"Kita juga menghimbau kepada pengurus Masjid untuk tidak memfasilitasi baik masyarakat maupun bakal calon Pilkada yang ingin memanfaatkan Masjid sebagai tempat berkampanye, " pungkasnya.(BBR)


Penulis : Andrean

Editor : Andrean

Sumber : Babel Review