Tim Penilai RBRA Kunjungi Taman Hutan Kota Wisata

Admin
Tim Penilai RBRA Kunjungi Taman Hutan Kota Wisata
Foto:Ibnu

BANGKA BABELREVIEW.CO.ID -- Predikat Kabupaten Layak Anak yang di dapatkan oleh Kabupaten Bangka pada tangga 22 Juli 2019 di Makassar yang lalu terus dijadikan momentum Kabupaten Bangka menuju ke arah yang lebih baik.

Hal tersebut menjadikan Kabupaten Bangka didatangi oleh Tim penilai RBRA dan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berkunjung untuk melaksanakan penilaian terhadap fasilitas ruang bermain ramah anak (RBRA) yang ada di Hutan Kota Sungailiat.

Kedatangan Tim penilai Rumah Bermain Ramah Anak dan Kementerian PPPA disambut baik oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangka, Nurita.

Eti utusan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengatakan bahwa di tahun 2019 ini melakukan penilaian terhadap ruang bermain anak yang terstandarisasi dan tersertifikasi sebanyak 29 Kabupaten Kota.

"Kami dalam melakukan penilaian ini mempunyai pedoman standarisasi dan sertifikasi, itu ada 13 macam jenis persyaratan. Salah satunya persyaratannya adalah keamanan, jauh dari tempat pembuangan sampah dan lainnya," jelasnya, Senin (9/9/2019).

Dia menerangkan jika pihaknya mempunyai kebijakan salah satunya menentukan ruang bermain ramah anak dan memberikan advokasi ke kementerian, lembaga, dunia usaha dan pemerintah daerah untuk memberikan ruang bermain ramah anak. Ada 31 hak anak dalam konvensi yang sudah di ratifikasi tahun 1990 oleh keputusan Presiden dan dituangkan dalam Undang-undang Perlindungan Aak nomor 23 tahun 2002.

Saat ditanya kondisi RBRA di Hutan Kota Sungailiat, ia katakan masih diperlukan adanya perbaikan dan penambahan fasilitas yang ada. Pihaknya akan melakukan pre audit setelah itu akan dilanjutkan ke tingkat audit.

"RBRA ini sangat banyak sekali manfaatnya, seperti meningkatkan kecerdasan anak, komunikasi bahasa dan meningkatkan motorik sensorik anak. Kedepannya kita berharap anak-anak menjadi SDM yang unggul dan berkualitas. Nanti kita akan berikan masukkan agar pihak terkait dapat melakukan perbaikan sesuai dengan batas waktu antara 1 sampai 3 bulan," tutur Atik.

Sementara itu Kepala DP2KBP3A Bangka, Nurita mengatakan dengan adanya kunjungan tim penilai RBRA sangat membantu sekali dalam rangka membantu Kabupaten Bangka menuju Kabupaten Layak Anak.

"Karena tujuan dari penilaian tersebut sesuai dengan SOP bagaimana taman bermain anak yang memberi rasa aman dan nyaman bagi anak-anak. Dan anak juga perlu kita perhatikan mulai dari tumbuh kembang anak sehingga anak merupakan generasi penerus bangsa yanb berkualitas," imbuhnya.

Nurita menegaskan, selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan lintas sektoral, dan akan menyampaikan laporan ke Bupati terkait dengan kekurangan fasilitas yang ada.

"Mudah mudahan nantinya dapat banyak bantuan dari pihak swasta dan dunia usaha, serta peran dari masyarakat untuk menunjang kekurangan fasilitas tersebut. Mudah mudahan kedepan taman hutan kota ini dapat lebih baik untuk kesejahtera anak-anak bermain," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    :Atik
Sumber : Babel Review