Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, KKN Revolusi Mental UBB Gelar Pelatihan UMKM di Desa Berbura

kasmirudin
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, KKN Revolusi Mental UBB Gelar Pelatihan UMKM di Desa Berbura
Mahasiswa KKN Revolusi Mental UBB Desa Berbura, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan dan UMKM yang yang digelar di Desa Berbura, Sabtu (20/7/2019). (Foto: Ist)

RIAUSILIP, BABELREVIEW.CO.ID -- Mahasiswa KKN Revolusi Mental Universitas Bangka Belitung (UBB) Desa Berbura, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan dan UMKM yang yang digelar di Desa Berbura, Sabtu (20/7/2019).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangka, dengan mengusung tema “Desa Berbura Menuju Kemandirian Ekonomi Melalui Gerakan Indonesia Mandiri”.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 15 orang, diantaranya pelaku wirausaha dan aparatur Desa Berbura.

Acara ini langsung dibuka oleh Kepala Desa Berbura, Assumiati. Dalam sambutannya ia menjelaskan, bahwa masih banyak potensi alam Desa Berbura yang bisa dijadikan peluang untuk membentuk unit-unit kewirausahaan di desa ini. Salah satunya kayu puleh, yang merupakan kayu khas yang ada di Desa Berbura. Kayu ini tidak hanya dibuat kerajinan, namun juga memiliki khasiat untuk obat.

"Kami percaya sekali, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Revolusi Mental Desa Berbura, bisa menjadi perpanjangan tangan antara pelaku UMKM Desa Berbura serta dinas terkait dalam pengembangan UMKM. Karena pada dasarnya, pelaku UMKM disini ingin sekali mengembangkan usahanya, namun masih minim informasi dan relasi," jelasnya.

Sementara itu, Pemateri Hardianto yang juga merupakan Pendamping UMKM Kabupaten Bangka, mengingat para pelaku usaha untuk terus semangat dan bermental baja. Karena menurutnya, gagal sudah hal biasa dalan sebuah usaha, namun jangan sampai mati sebelum merdeka. Selain itu Hardianto juga memaparkan terkait sistem pengemasan produk, sistem penjualan, cara dan teknis legalitas.

Para peserta yang mengikuti pun antusias terhadap materi yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut.

"Kami sudah lama menantikan pelatihan UMKM seperti ini. Karena dalam menjual produk lokal, kita harus memperhatikan sisi pengemasan dari produk tersebut. Oleh karenanya, kami merasa beruntung sekali bisa menerima materi dari Dinas Koperasi dan UMKM ini. Kami bisa menyampaikan apa saja hal-hal yang kami perlukan, agar bisa bersaing dengan produk lokal lainnya," ujar Nur Sadiman salah satu pelaku UMKM Desa Berbura. (BBR)


Penulis  : Diko
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review