UMKM Ramaikan Gelaran Bangka Culture Wafe

kasmirudin
UMKM  Ramaikan Gelaran Bangka Culture Wafe
Galeri Batik Destiani membuka stand di event Bangka Culture Wave yang berlangsung di De Locomotief Pantai Tongaci Sungailiat, Selasa (2/4/2019) (Foto: Pras)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Sejumlah UMKM berupa produk makanan khas Bangka, aksesoris, dan pameran otomotif meramaikan gelaran event Bangka Culture Wave yang berlangsung di De Locomotief Pantai Tongaci, Sungailiat.

Event yang berlangsung 2- 7 April 2019 ini, tak pelak menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kepada tamu yang datang, maupun wisatawan yang berkesempatan menyaksikan pembukaan acara ini pada Selasa (2/4/2019).

Salah satu peserta yang mengikuti bazaar UMKM adalah Galeri Batik Destiani yang berlokasi di Kota Pangkalpinang. Dengan membuka stannya di ajang tersebut, dengan menyediakan aneka batik khas Bangka Belitung, aneka tenun khas Babel, aneka batik nusantara, dan produk lainnya, yang cukup mendapat kunjungan dari para tamu usai menyaksikan  pembukaan acara tersebut.

Destiani, owner Galeri Batik Destiani Pangkalpinang kepada Babel Review di sela- sela acara mengatakan, dalam ajang ini galeri batik ini tak hanya membuka stand dengan menampilkan sejumlah produknya, tapi juga berkesempatan  melalu model- modelnya memperagakan busana  dari batik khas Bangka Belitung ini kepada tamu dan pengunjung yang hadir menyaksikan acara pembukaan Bangka Culture Wave. 

“Kami dalam peragaan busana ini menampilkan motif belawan dan kantong semar yang sengaja kami angkat, agar orang tahu dengan batik khas Babel. Melalui event ini, kami pun berharap bisa  lebih mengenalkan batik khas Babel sekaligus bisa mendapatkan pasar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Yan Megawandi: Produk UMKM Dukung Kemajuan Sektor Pariwisata

Oleh karena itu, ia menambahkan,  dengan event semacam  ini maka pariwisata di daerah ini akan semakin dikenal luas dengan dampak bisa mendatangkan kunjungan wisatawan.

“Selain itu juga selama ini cukup banyak konsumen maupun tamu yang mengunjungi galeri ini di Kota Pangkalpinang, baik segmen pemuda dengan berlatar event-  event yang  sedang diikutinya di Bangka, para tamu dari desa/ kota, maupun para turis yang kebetulan sedang melakukan perjalanan wisata ke Pangkalpinang untuk mampir ke galeri ini,” tutupnya. (BBR)


Penulis : Pras 
Editor   : Kasmir
Sumber : Babel Review